27 Desember 2017 | Denny - Redaksi | Intrusion System

Pertumbuhan Deteksi Intrusi di Arab Saudi Diprediksi Meroket

Ilustrasi

Pasar sistem deteksi intrusi di Arab saudi diprediksi mengalami pertumbuhan yang pesat dalam enam tahun mendatang. Hal ini dikatakan oleh lembaga 6Wresearch berdasarkan laporan yang dikeluarkan baru-baru ini.

Studi berjudul "Saudi Arabia Intrusion Detection Market (2017-2023)" menyebutkan bahwa pertumbuhan pertahun dari pasar sistem deteksi intrusi di negara tersebut mencapai 18,1 persen pertahunnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ini di antaranya adalah meningkatnya pembangunan proyek infrastruktur, hotel atau pusat perbelanjaan. Dengan begitu, jumlah belanja di sektor konstruksi pun menggelembung cukup besar dan diharapkan pada pembelian deteksi intrusi yang lebih banyak.

"Keputusan dari pemerintah Arab Saudi terhadap proyek smart city di 10 kota besar hingga 2020 juga diharapkan mempengaruhi permintaan pada sistem deteksi intrusi untuk jangka waktu tiga tahun ke depan," bunyi laporan tersebut.

Sedangkan untuk tipe deteksi intrusinya, akan lebih didominasi oleh sensor fiber optik. "Permintaan sistem deteksi intrusi yang lebih kecil, aman dan dapat diandalkan membuat tipe fiber optic lebih mendominasi," ujar lebih lanjut laporan ini, seperti yang dikatakan oleh Senior Research Analyst for Research and Consulting 6Wresearch, Shefali Goel.

Kemudian, Krishan Kohli, Research Associate for Research and Consulting 6Wresearch, menambahkan pertumbuhan pasar deteksi intrusi di Arab Saudi juga dipengaruhi oleh melesatnya pembangunan banyak bangunan baru seperti kawasan komersial dan juga industri.

Beberapa produsen besar deteksi intrusi yang terus dan akan meramaikan pasar di Arab Saudi adalah Alhamrani Universal Company, Arecont Vision, Azad Tech, Bosch Security System, Honeywell International, Interlogix, OPTEX, Pelco, Siemens and Tyco Electronics Saudi Arabia Limited.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar