30 Juli 2018 | Denny - Redaksi | Intrusion System

Pasar Deteksi Intrusi Perimeter Diprediksi Capai USD 21 Miliar Pada 2023

Ilustrasi

Sebuah laporan yang dilansir oleh Markets and Markets menyatakan bahwa nilai pasar khusus sistem deteksi intrusi perimeter secara global akan tumbuh sebanyak USD 10,7 miliar menjadi total 21,8 miliar pada 2023 mendatang. Pertumbuhan luar biasa tersebut disinyalir disebabkan oleh berbagai faktor.

Salah satu yang mendorong compound annual growth rate (CAGR) sebesar 15,2% pada sektor ini adalah meningkatnya pemasangan video surveilans untuk sistem keamanan. Hal ini membuat permintaan pada akses jarak jauh melalui teknologi cloud dan nirkabel juga melonjak.

Wilayah Amerika Utara diharapkan menjadi pemimpin dalam pasar deteksi intrusi perimeter pada 2018 ini. Pertumbuhan pada pasar Amerika Utara dipengaruhi oleh banyaknya produsen terkenal yang bermain di bidang ini seperti Honeywell, Johnson Controls, Anixter, RBtec Perimeter Security Systems dan FLIR Systems.

Berdasarkan tipe penyebaran, segmen area terbuka dari pasar sistem deteksi intrusi perimeter diproyeksikan untuk menyaksikan pertumbuhan tertinggi selama periode tertentu. Jenis-jenis sistem deteksi dilengkapi dengan sensor volumetrik, seperti microwave, inframerah aktif, inframerah pasif, radar dan sensor akustik. Sensor intrusi perimeter area terbuka biasanya mencakup area yang luas dan menawarkan perlindungan volumetrik dengan mendeteksi gerakan penyusup di dalam ruang yang dilindungi.

Sedangkan berdasarkan ukuran korporasi, segmen usaha kecil & menengah (UKM) diharapkan lebih mendorong nilai CAGR pasar ini, dibandingkan dengan segmen perusahaan besar. Efektivitas biaya sangat penting bagi UKM karena mereka memiliki anggaran terbatas. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan ini menghadapi krisis sumber daya yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan besar, dan membutuhkan metode yang ditingkatkan untuk mengamankan batas atau infrastruktur penting.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar