13 April 2016 | Sukron - Redaksi | News

Protokol IoT yang Harus Anda Ketahui

Internet of Thing (IoT) telah menjadi kebutuhan yang tidak bisa kita hindari. Gartner memperkirakan ada 6,4 juta perangkat terhubung yang digunakan di seluruh dunia pada tahun 2016, naik 30 persen dari tahun sebelumnya dan akan sampai pada angka 20,8 juta pada tahun 2020.

Dengan IoT menjadi begitu umum, sulit rasanya tidak mempertimbangkan keamanan sebagai bagian dari keseluruhan revolusi IoT. “Instalatur keamanan harus memiliki pengetahuan yang kuat tentang jaringan, keamanan data, dan masalah privasi,” kata Mark Walters, Wakil Presiden ZigBee Alliance. “Siapa yang mendapatkan informasi, apa yang mereka lakukan dengan informasi tersebut, dan siapa yang memiliki dan mengendalikanya adalah hal yang sangat penting untuk diketahui.”

Ada sederet pilihan konektivitas di bawah sistem IoT, masing-masing mempunyai jarak transmisi, kecepatan data dan tingkat keamanan yang berbeda. Berikut beberapa di antaranya:

Bluetooth

Bluetooth cocok untuk transmisi data jarak pendek dari bluetooh ke bluetooh yang lain seperti yang digunakan di ponsel dan laptop. Cakupan jaraknya hingga 100 meter. Rating datanya 1 Mbps dan bisa bervariasi tergantung dari versi bluetooth yang digunakan.

ZigBee dan Z-Wave

Keduanya cocok digunakan untuk data kecil dan untuk transmisi jarak pendek. Kemampuan jaringannya yang bisa saling berhubungan dapat memperluas jarak transmisi jika memang diperlukan.

RFID

RFID dioperasikan pada 120kHz-2,45GHz, mempunyai jarak antara 0,5 hingga 100 meter, dapat mentransmisikan data pada 4 hingga 424 kbps tergantung tipe RFID yang digunakan.

Wi-Fi

Wi-Fi telah menjadi teknologi nirkabel yang dominan. Tipe yang umum digunakan di perumahan dan perkantoran sekarang adalah 802.11n, yang dioperasikan pada 2,4GHz dan 5GHz. Cakupan jaraknya biasanya 50 meter dan rating datanya biasanya 150 hingga 200 Mbps. Fitur ini memungkinkan Wi-Fi dapat mentrasmisikan file yang besar, tapi aplikasi ini juga menimbulkan masalah seperti peretasan dan konsumsi daya yang besar.

3G/4G

Teknologi seluler sekarang sudah 3G atau 4G, cocok untuk transmisi jarak jauh dan data besar, dioperasikan pada 900/1800/1900/2100MHz. Untuk 4G LTE, jarak transmisi diklaim mampu mencapai hingga 29km, sedangkan rating datanya sekitar 300Mbps pada downlink dan 75Mbps pada uplink.

EnOcean

EnOcean dikhususkan untuk perangkat yang memiliki baterai rendah dan dioperasikan pada “energy harvesting” berdasarkan gerak mekanik dan potensi lain dari lingkungan seperti lampu ruangan dan suhu yang berbeda. Karena faktor tersebut, data yang dapat ditransmisikan sangat kecil, biasanya hanya 14 bytes

Sigfox, Neul, dan LoRaWAN

Ini adalah teknologi yang hemat biaya dengan konsumsi daya yang sama dengan Wi-Fi dan seluler. Sigfox bisa mentransmisikan data hingga jarak 50 km dengan rating data dari 10 hingga 1000 bits per detik. Jaringan Sigfox sekarang banyak digunakan di sebagian besar kota di Eropa, termasuk 10 kota di Inggris. Neul memiliki jarak 10 km dengan rating data beberapa bits per detik hingga 100Kbps. LoRaWAN dapat mentransfer data pada 0,3 hingga 50 Kbps dengan jarak hingga 40 km.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar