15 April 2016 | Denny - Redaksi | News

Jakarta Segera Tambah Kamera CCTV Jadi 4.000 Unit

Kota Jakarta dijamin oleh pemerintahnya untuk melindungi seluruh warganya dengan pembekalan CCTV. Melalui program Jakarta Smart City (JSC), yang berlokasi di salah satu sudut Balai Kota, telah terpasang sekira 900 unit CCTV di seluruh wilayah Jakarta. Melalui CCTV inilah proses pengawasan dan pengamanan terhadap seluruh aktivitas warga dan fasilitas publik di Jakarta dilakukan.

Head of Jakarta Smart City Management Unit, Setiaji mengatakan, pengawasan dengan CCTV ini bersifat positif. Dengan langkah ini, pemerintah hanya ingin melindungi warga, apalagi dari ancaman bahaya seperti tindak terorisme.

"Semua dilakukan hanya untuk melindungi warga. Apalagi, ini hanya untuk kepentingan keamanan, seperti melacak terorisme, tidak melacak orang-orang biasa seperti Anda," ujar Setiaji, saat berada di kantornya, Kamis (14/4/2016).

Mengenai isu terkait privasi data warga, Setiaji dijamin bahwa pihak JSC akan menjaganya. Salah satunya adalah dengan menempatkan data center di kantor JSC yang terletak di Indonesia. Dia juga membuktikan betapa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga data privasi pengguna. Lagi pula, jika ada pihak yang meminta akses ke data warga, itu akan mengacu pada undang-undang keamanan data dan hanya diberikan kepada pihak berwajib untuk kepentingan hukum.

Walau masih memiliki ratusan kamera CCTV, pihak JSC berencana menambahnya hingga 4.000 unit. Namun, penempatan CCTV tersebut akan lebih dicermati lagi, tidak bisa sembarangan lokasi yang akan dipasangi.

Setiaji menjelaskan, yang menjadi prioritas tentu saja fasilitas umum/publik, tempat-tempat wisata, atau pusat keramaian. Sayangnya, kamera-kamera tersebut bukanlah milik JSC. Pihaknya, dijelaskan Setiaji, hanya mendapatkan akses ke CCTV yang disematkan oleh pihak ketiga.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar