21 April 2016 | Sukron - Redaksi | News

Sistem Rumah Pintar Bisa Membuat Anak Autis Lebih Mandiri

Untuk banyak orang yang memiliki kekurangan, teknologi bisa memudahkan mereka untuk mengadaptasi dan berinteraksi dengan orang lain di sekitar. Saat ini teknologi rumah pintar bisa membantu anak dengan gangguan autisme untuk lebih mandiri. Orang tua yang memiliki anak dengan gangguan ini sedikit lebih terbantu memudahkan anak mereka melakukan aktifitasnya, tentunya dengan tetap memberikan perhatian secara khusus pula.

“Kita telah mencoba banyak cara untuk menangani mereka saat mereka kabu atau kejang ” kata Amy Baker, orang tua dengan kedua anaknya yang berumur 12 dan 10 tahun mengalami gangguan autisme.

Tapi semua mulai berubah sejak Baker memiliki sistem rumah pintar dari Vivint Smart Home. Sistem ini tak hanya berfungsi sebagai sistem keamanan rumahnya. Dengan peringatan pada pintu keluar dan kamera yang terpasang di sekitar rumah, dia tidak harus berkeliling mengawasi anaknya.

“Jika Braden kabur dari rumah, saya dapat mendengar suara pintu yang terbuka. Saya tahu ketika dia keluar lewat pintu depan ataupun pintu belakang” kata Baker. Dengan sistem ini dia kemudian menyadari, dia dapat menggunakan sistem keamanannya untuk sesuatu yang lain.

Saat itu juga Baker mulai menggunakan sistem keamanannya untuk memantau Braden yang sewaktu-waktu bisa kejang mendadak. Melalui video pegawas, Ibu dua anak itu bisa melihat ketika Braden bangun tidur, meninggalkan kamarnya dan dimanapun diseluruh ruangan yang terpantau.

Lebih dari itu, sistem keamanan tersebut juga membantu anak Baker yang berumur 12 tahun menjadi lebih mandiri. Biasanya jika Braden meninggalkan Bryson (anak pertamanaya yang juga autis), dia selalu merasa cemas, tapi dengan kamera yang terpasang, Baker dapat meninggalkan rumah sambil tetap mengawasinya. Dia dapat mengakses semua kamera dengan ponsel pintarnya.

“Saya bisa pergi ke rumah tetangga selama satu setengah jam atau lebih dan mengawasi mereka dari ponselku, jadi saya bisa memastikan mereka tidak membakar rumah,” kata dia.

Sistem keamanan ini, kata baker, juga membangun rasa percaya diri putra-putranya, "yang penting kita aman kata mama," tambahnya lagi.

Sementara itu Direktur Vivint Smarthome Holly Mero mengatakan, pihaknya sangat ingin membantu kesulitan seperti yang dialami keluarga Baker. "Kita ingin sekali membantu keluarga yang memiliki anak dengan gangguan intelektual, seperti autisme,” tandasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar