28 April 2016 | Desy - Redaksi | News

Aplikasi Drone Terbaru: Mendeteksi Keberadaan Bom

Tim mahasiswa pasca-sarjana Universitas Wisconsin telah mengembangkan sebuah teknologi drone terbaru yang menarik. Drone terus dilengkapi teknologi tercanggih, tapi sekarang mereka berpotensi untuk menyelamatkan nyawa dan menggagalkan serangan teroris.

Universitas Wisconsin-Madison telah mengembangkan teknologi yang memberi drone kemampuan untuk mendeteksi alat peledak dan ranjau darat yang masih aktif dari perang sebelumnya. Teknologi pendeteksi yang dapat mendeteksi senjata kimia, nuklir dan obat-obatan terlarang ini dikembangkan lima bulan yang lalu oleh mahasiswa pasca-sarjana Fusion Technology Lab.

Inti dari sistem ini adalah alat fusi yang mewarnai area target dengan neutron. Lalu sensor mencari sinar gamma atau partikel lain dengan ciri-ciri material khusus seperti bahan peledak atau peralatan nuklir. Ini teknologi yang sama yang digunakan di pos pemeriksaan untuk memindai koper di bandara, tapi terobosan yang dilakukan para ilmuwan di UW-Madison adalah membuat sumber radiasi yang cukup kecil untuk dimuat di drone.

Mobilitas tambahan itu membuat teknologi ini berpotensi menjadi sangat penting:konvoi militer bisa diperingatkan jika ada bom di pinggir jalan. Petugas penyelamat bisa langsung menggali ke arah korban yang terkubur puing-puing gempa bumi. Simpanan mineral berharga dapat dipetakan. 

Kulcinski menambahkan dia percaya teknologi ini akan ada di lapangan dalam satu tahun, mengingat bahwa proyek ini memerlukan perusahaan untuk mendanai penyelesaiannya atau membelinya.

Teknologi ini dapat digunakan dalam banyak aplikasi keamanan. “Dengan cara yang sangat praktis, saya rasa ini bisa menjadi alat yang luar biasa,” kata Kolonel John W. Weidner, yang mengelola Departemen Administrasi Keamanan Energi Nuklir Nasional AS. “Dari apa yang saya baca, aplikasinya hanya dibatasi oleh imajinasi penggunanya.”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar