29 April 2016 | Desy - Redaksi | News

Pasar Sistem Pencegahan Intrusi akan Menembus $20,4M di 2019

Pasar Sistem Pencegahan Intrusi akan Menembus $20,4M di 2019

 Pasar sistem pencegahan intrusi perimeter global diprediksi akan menembus 20,4 miliar dolar di 2019 dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 8,54%, menurut riset pasar yang dilakukan oleh Technavio.

Laporan tersebut dibagi menjadi tiga segmen produk besar: sistem kontrol akses, sistem pengawasan dan alarm, serta sistem notifikasi.

Pasar sistem kontrol akses diperkirakan akan mendapat keuntungan 9 miliar dolar pada 2019, yang merupakan lompatan besar dari 5,6 miliar dolar pada 2014. Sistem kontrol akses termasuk kunci elektronik, pembaca kartu, dan pembaca biometrik.

“Sistem kontrol akses digunakan untuk membatasi akses tanpa izin,” kata Amrita Choudhury, analisis utama di Technavio. “Dengan kemunculan rumah pintar, penggunaan sistem kontrol akses semakin meningkat. Mereka juga membantu dalam otomatisasi kunci elektronik dan lampu di rumah-rumah.”

Pasar sistem pengawasan video bernilai 3,3 miliar dolar pada 2014 dan diprediksi mencapai 4,6 miliar dolar pada 2019 dengan CAGR lebih dari 7%. Perusahaan dan organisasi pemerintahan menggunakan sistem pengawasan, termasuk kamera pengawas, untuk merekam dan menyimpan footage untuk mengendalikan pencurian, menjaga keamanan, dan memonitor intrusi. Dengan kemunculan rumah pintar, sektor perumahan semakin memilih sistem pengawasan, yang membawa pada peningkatan jumlah pemasangan kamera pengawas di perumahan.

Sementara itu, pasar alarm dan sistem notifikasi yang mencapai 4,6 miliar dolar pada 2014 diprediksi akan tumbuh hingga 6,7 miliar dolar pada 2018 dengan CAGR hampir 8%. Perkembangan rumah pintar diperkirakan akan memengaruhi penggunaan alarm dan sistem notifikasi. Alarm penyusup dihubungkan ke sensor yang dipasang di rumah pintar, dan memperingatkan pemilik rumah jika terjadi intrusi.

“Pelanggan dapat mengakses rumah mereka dari jarak jauh kapan saja dari ponsel pintar, laptop, dan tablet mereka,” kata Choudhury. “Oleh karena itu, waktu respons terhadap kejadian darurat akan berkurang, sehingga mengurangi peluang pencurian. Alarm dan sistem notifikasi juga digunakan di toko-toko ritel dan bangunan komersial untuk menghindari akses tanpa izin selama bukan-jam kerja.”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar