29 April 2016 | Desy - Redaksi | News

Pasar Sistem Keamanan Perbatasan Bernilai $52,95M di 2022

Pasar Sistem Keamanan Perbatasan Bernilai $52,95M di 2022

Menurut laporan riset pasar yang baru “Pasar Sistem Keamanan Perbatasan Menurut Lingkungan (Darat, Udara, Laut), Sistem (Laser, Radar, Kamera, Komunikasi Nirkabel Wide Band, Intrusi Perimeter, Kendaraan Tanpa Awak, C2C, Sistem Biometrik), dan Geografi—Ramalan Global sampai 2022”, yang dipublikasikan oleh MarketsandMarkets, pasar tersebut diperkirakan akan tumbuh sampai 52,95 miliar dolar pada 2022, dengan CAGR sebesar 7,16% antara 2016 dan 2022, yang termasuk analisis mendalam pasar tersebut berdasarkan lingkungan, sistem, dan geografi.

Pertumbuhan pasar sistem Keamanan Perbatasan berkaitan dengan kebutuhan teknologi canggih untuk solusi keamanan perbatasan, konflik teritorial yang semakin meningkat, dan ketidak-stabilan geopolitik, dan meningkatnya penggunaan solusi tanpa-awak oleh militer dan pasukan pertahanan.

Sistem berbasis-darat akan mendapat pangsa pasar terbesar

Tantangan utama yang dihadapi keamanan perbatasan darat adalah perselisihan konvensional internasional, infiltrasi perbatasan, migrasi ilegal, penyelundupan, dan bentuk-bentuk tindakan kriminal lainnya. Sistem keamanan perbatasan berbasis-darat meliputi sistem-sistem seperti laser, radar, kamera, intrusi perimeter, kendaraan darat tanpa-awak (UGV), sistem komunikasi, dll. Sistem-sistem ini digunakan oleh banyak organisasi militer dan pertahanan untuk mendapatkan intelijen, keamanan, pengawasan, dan keselamatan yang lebih baik.

Sistem biometrik diprediksi tumbuh dengan CAGR tertinggi

Akan terjadi kenaikan signifikan untuk sistem biometrik dalam Pasar Sistem Keamanan Perbatasan, dan diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR yang lebih tinggi dari industri yang lain antara 2016 dan 2022 karena penggunaan sistem biometrik dalam skala besar untuk mengatasi imigrasi ilegal dan perdagangan manusia. Skema-skema seperti pengembangan kartu identitas nasional, e-paspor, dan e-visa diperkirakan akan menjadi pendorong utamanya.

Kawasn APAC diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR tertinggi antara 2016 dan 2022

Pasar sistem Keamanan Perbatasan APAC dibagi menjadi negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, India, Korea Selatan, dan sisa negara APAC lainnya. Pendorong utama untuk pasar APAC adalah meningkatnya investasi untuk memperkuat pengawasan dan kemampuan senjata-kendali oleh Tiongkok, India, dan Jepang, dan meningkatnya anggaran pemerintah untuk mengatasi serangan teroris, infiltrasi, imigrasi ilegal, dan aktivitas kriminal. Amerika Utara mendominasi pasar dalam hal penghasilan keuntungan. Pendorongnya adalah penggunaan teknologi dan persenjataan canggih untuk operasi-operasi di luar negeri seperti di Afganistan dan Irak. Saat ini, operasi melawan teroris yang sedang berlangsung di Siria dan Libia mendorong Amerika Serikat menggunakan teknologi sistem keamanan perbatasan yang canggih.

Pemain-pemain utama dalam pasar sistem Keamanan Perbatasan di antaranya Lockheed Martin Corporation (A.S.), Raytheon company (A.S.), Northrop Grumman Corporation (A.S.), Thales SA (Prancis), BAE Systems Plc (Inggris.), FLIR systems, Inc. (A.S.), and Elbit systems Ltd. (Israel).

 

 



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar