04 Mei 2016 | Sukron - Redaksi | News

Terungkap Kelemahan Sistem Rumah Pintar

Platform SmartThings diklaim memiliki banyak kelemahan, yang memberikan kesempatan bagi para peretas untuk melancarkan aksi. Hal itu diungkap oleh tim peneliti dari Universitas Michigan bersama Jaeyeon Jung dari peneliti Microsoft yang meneliti kelemahan platform rumah terintegrasi. Tim peneliti gabungan itu mampu menggunakan celah-celah sekaligus mengeksploitasi perangkat lunak untuk membuka pintu, mengatur kunci virtual tanpa izin pemilik rumah, dan mengendalikan alarm kebakaran.

Selama pengetesan, tim peneliti tersebut menciptakan aplikasi SmartThings Jahat yang dapat diunduh oleh pengguna yang percaya bahwa itu adalah aplikasi asli dari rumah pintar. Ketika telah dibuat “aplikasi jahat lock-pick” dapat mengintai pada IoT, membuat kode PIN baru untuk pintu kunci pintar dan kemudian mengirimkan PIN tersebut kepada peretas. Dengan menggunakan aplikasi jahat ini, tim tersebut dapat mematikan “vacation mode” pada platform tersebut. Mode tersebut sangat mudah untuk ditampilklan pada perangkat rumah terhubung yang memungkinkan pemilik rumah memantau rumah dari jarak jauh. Para peneliti juga dapat memanfaatkan sebuah “kunci pintu cadangan” dengan memprogram PIN tambahan untuk kunci elektronik. Mereka juga dapat mematikan alarm kebakaran di dalam rumah.  



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar