04 Mei 2016 | Desy - Redaksi | News

Perkuat Sistem Keamanan Rumah Anda Dengan 7 Langkah Ini

7 Cara Mempertangguh Sistem Keamanan Rumah Anda

Tambahkan perlindungan ekstra bagi rumah anda dengan teknologi-teknologi yang telah terbukti.

Sistem keamanan tradisional dinilai berhasil dalam melindungi rumah dan orang-orang terkasih Anda. Sensor pintu dan jendela, sensor gerak, alarm kebakaran, dan pemonitoran 24/7 merupakan komponen umum untuk memastikan semuanya aman. Akan tetapi, berkat sistem terbaru keamanan rumah, ada beberapa taktik lain yang dapat Anda gunakan, dan banyak yang melibatkan produk yang tidak biasanya dihubungkan dengan perlindungan rumah. Di bawah ini adalah beberapa cara untuk memperkuat keamanan di rumah Anda—tanpa menambahkan satu pun alarm, sirine, atau sensor.

1. Lampu. Lampu-lampu di rumah Anda dapat menjadi pencegah perampokan dan perusakan yang efektif, dan berfungsi sebagai suar bagi responden darurat. Ketika lampu dihubungkan dengan sistem keamanan, mereka dapat menyala ketika sensor tertentu terpicu, menerangi jalan ke pintu depan ketika alarm asap terpicu, dan tiba-tiba menyala ketika ada gerakan yang terdeteksi di halaman belakang, misalnya. Mereka juga dapat diatur untuk menyala dan mati dalam pola acak untuk membuat rumah kosong tampak ditinggali.

2. Bayangan bergerak. Seperti lampu yang menyala dan mati dalam pola acak untuk membuat rumah tampak ditinggali, begitu juga dengan manipulasi gerakan jendela yang bergerak naik dan turun. Manipulasi gerakan jendela juga dapat digunakan untuk melindungi privasi Anda dengan memberikan perintah untuk menutup dari keypad atau remote, atau ketika sebuah sensor gerak mendeteksi Anda masuk ke dalam ruangan.

3. Interkom. Tindakan sederhana seperti mengetahui siapa yang mengetuk pintu depan Anda sebelum membukakannya adalah langkah keamanan yang sangat efektif. Plus, karena banyak interkom yang memiliki kamera bawaan, Anda akan bisa melihat siapa yang mengunjungi Anda. Carilah interkom yang dapat diakses dari jarak jauh jadi Anda masih bisa berbicara dengan si tamu walaupun Anda bermil-mil jauhnya dari rumah.

4. Kamera pengawas. Kamera yang memungkinkan Anda untuk menginspeksi area di dalam dan di sekitar rumah Anda harus menjadi salah satu “ekstra” pertama yang Anda beli. Kamera seperti itu memberi Anda ketenangan, tapi ketika dihubungkan dengan sistem keamanan rumah, mereka dapat dikonfigurasi untuk mengirim snapshot video live ke ponsel pintar, touchpanel, TV, atau peralatan Anda yang lain ketika ada gerakan yang terdeteksi.

5. Sistem audio. Anda membeli sistem audio untuk kemampuannya memainkan musik ke seluruh rumah, tapi hal itu juga dapat digunakan ketika Anda perlu melindungi rumah dengan menyiarkan peringatan verbal yang telah direkam sebelumnya seperti “keluar dari rumah!” kapan pun sensor keamanan mendeteksi seseorang memasuki properti Anda.

6. Sistem pendingin dan pemanas. Alasan untuk mengintegrasikan sistem pendingin dan pemanas dengan sistem keamanan rumah lebih untuk keamanan pribadi daripada melindungi rumah dan properti Anda. Sebagai tambahan alarm asap yang berbunyi ketika terjadi kebakaran, sistem pendingin dan pemanas dapat mati secara otomatis untuk mencegah menyebarnya asap ke seluruh rumah.

7. Video. Integrator sistem rumah dapat mengatur sistem yang secara otomatis mentransmisikan video dari kamera pengawas ke semua layar TV. Gambar-gambar dari kamera dapat ditayangkan dalam format picture-in-picture; dengan menggunakan remote yang sama yang mengoperasikan TV, Anda dapat memperbesar gambar menjadi layar penuh untuk melihat dengan lebih jelas, dan bahkan menggeser, memutar, dan men-zoom kamera, jika kameranya memiliki kemampuan itu.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar