09 Mei 2016 | Sukron - Redaksi | News

Rumah Pintar Mengancam Eksistensi Sistem Keamanan Tradisional

Menigkatnya popularitas perangkat seperti smartphone membantu perangkat keamanan rumah pintar menggantikan keamanan perumahan tradisional.

Pasar untuk perangkat keamanan tradisional mencapai angka $2,3 Miliar dolar di tahun 2015 dan terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Istilah keamanan tradisional digunakan untuk sistem yang dipasang oleh profesional yang hanya memiliki kemampuan secara lokal dan berdiri sendiri. Di sisi lain, kecanggihan teknologi khususnya perangkay selular atau smartphine terus mengalami peningkatan.

Melihat ini, beberapa operator multi-sistem telah dengan cepat mengangkap peluang atas permintaan dan ketersediaan peralatan yang terjangkau, memungkinkan mereka untuk menampakan keberadaan mereka di pasar Amerika.Saat ini sekitar 85 persen dari peralatan rumah pintar/terhubung ada di Amerika. Di Eropa, aspek manajemen energi dari perangkat rumah pintar, yang memungkinkan pengguna memantau melalui ponsel cerdasnya menjadi tren. 

Sistem keamanan “terhubung” adalah yang dapat dikendalikan dan diatur dari jarak jauh. Keamanan “rumah pintar” meliputi perangkat yang membuat keputusan berdasarkan beberapa input. Misalnya, jika sebuah thermostat tidak mendeteksi ada orang dirumah, maka alat tersebut akan mematikan lampu dan mengunci pintu depan dan masih banyak yang lain. “Popularitas dari rumah terhubung dan rumah pintar semakin meningkat seiring dengan meningkatnya penggunaan ponsel pintar, misalnya, fakta bahwa pelanggan sekarang memiliki perangkat yang canggih seperti smartphone dan tablet yang dibawa ketika mereka berada jauh dari rumah telah membuka peluang bagi para penyedia solusi keamanan perumahan," kata Jim Dearing Analis IHS.

Bagaimanapun, sambungnya, ini bukan hanya mengenai operator multi sistem dan perusahaan utilitas yang berkompetisi didalam pasar rumah pintar, tapi beberapa pemain baru. Sebagai bagian dari penyedia layanan keamanan tradisional, penyedia otomatisasi rumah, penyedia platform dan software, mereka semua membawa solusi mereka masing-masing dengan tujuan untuk mendorong adopsi pasar.

“Para produsen telah mengenalkan kemampuan untuk mengaktifkan/me-non-aktifkan sistem, membuka gerbang atau menayangkan secara langsung video pengawas melalui aplikasi smartphone. Pngguna sekarang dapat berinteraksi dengan peralatan tersebut dengan lebih mudah dan lebih sering serta melihat lebih banyak keuntungan pada perangkat pintar/terhubung. Faktor penting lain adalah peralatan nirkabel yang terjangkau dimana biaya tambahan untuk membeli sistem nirkabel sebanding dengan biaya instalasi sistem kabel,” pungkasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar