11 Mei 2016 | Desy - Redaksi | News

FAA : Setiap Drone Mesti Didaftarkan, Dilarang Terbang Dekat Bandara

 

 

Federal Aviation Administration (FAA) bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, telah menandatangani tiga Kesepakatan Pengembangan dan Riset Kooperatif untuk membantu mengidentifikasi operasi drone tanpa izin di dekat bandara. Kedepannya, sesuai kesepakatan, FAA diberikan kewenangan untuk mengevaluasi prosedur dan teknologi dalam Sistem Udara Tanpa Awak (UAS) yang dapat diimplementasikan untuk membuat agar mereka berada dalam jarak aman dari bandara, sehingga mengeliminasi ancaman drone yang menyerang pesawat.

 

Kesepakan ini dibuat, lantaran telah terjadi banyak sekali kejadian di mana pilot melaporkan nyaris menabrak drone saat mereka mendekati bandara. FAA memerintahkan bahwa drone harus didaftarkan sehingga pemiliknya dapat diidentifikasi jika UAS terbang terlalu dekat ke bandara.“Kadang orang menerbangkan drone dalam cara yang tidak aman. Pemerintah dan industri berbagi tanggung jawab untuk menjaga keamanan udara, dan kami senang telah mengemban tantangan penting ini,” tutur Penasihat Senior FAA untuk Integrasi UAS, Marke Gibson.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar