Share

 

 

Federal Aviation Administration (FAA) bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, telah menandatangani tiga Kesepakatan Pengembangan dan Riset Kooperatif untuk membantu mengidentifikasi operasi drone tanpa izin di dekat bandara. Kedepannya, sesuai kesepakatan, FAA diberikan kewenangan untuk mengevaluasi prosedur dan teknologi dalam Sistem Udara Tanpa Awak (UAS) yang dapat diimplementasikan untuk membuat agar mereka berada dalam jarak aman dari bandara, sehingga mengeliminasi ancaman drone yang menyerang pesawat.

 

Kesepakan ini dibuat, lantaran telah terjadi banyak sekali kejadian di mana pilot melaporkan nyaris menabrak drone saat mereka mendekati bandara. FAA memerintahkan bahwa drone harus didaftarkan sehingga pemiliknya dapat diidentifikasi jika UAS terbang terlalu dekat ke bandara.“Kadang orang menerbangkan drone dalam cara yang tidak aman. Pemerintah dan industri berbagi tanggung jawab untuk menjaga keamanan udara, dan kami senang telah mengemban tantangan penting ini,” tutur Penasihat Senior FAA untuk Integrasi UAS, Marke Gibson.

Related Articles

News Card image cap
  andri  30 January 2019
 30 January 2019
News Card image cap
  andri  5 January 2019
 5 January 2019
News Card image cap
  denny  26 February 2019
 26 February 2019
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.