09 Juni 2016 | Desy - Redaksi | | News

Smart Urban Centre di Shanghai Integrasikan Sistem Siemens

The Lilac International Commercial Centre yang rampung pada Januari 2016 lalu, adalah gedung terkenal di distrik bisnis Pudong di Shanghai. Kompleks terbaru ini mengombinasikan area ritel, komersial, dan perkantoran, serta pusat budaya.

Selain itu, gedung ini juga merupakan kompleks gedung pintar pertama di Shanghai karena dipasangi seluruh paket sistem manajemen gedung dari Siemens.

Cakupan proyek ini mendemonstrasikan kesempatan dan kemampuan Siemens untuk gedung pintar di masa depan. Teknologi pintar terdepan ini memberikan keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan keandalan bagi para penghuni dan penyewa dan juga mengoptimalkan keefisienan gedung yang bersertifikat Leadership in Energy and Environmental Design (LEED).

Kompleks gedung seluas 150.000 m2 ini terdiri dari dua menara, masing-masing dengan 32 lantai ruang kantor ditambah area ritel, rekreasi, budaya, dan pameran, dengan ruang hijau besar baik di dalam dan di luar kompleks.

Siemens telah membangun kerja sama strategis jangka panjang dengan pengembang dan operator Commercial Centre, Shanghai Shanchuan Real Estate Co Ltd. Keterlibatan awal ini berarti bahwa Siemens mampu menyediakan solusi teknologi pada seluruh bangunan.

Lilacs International Commercial Centre sekarang menggunakan paket sistem manajemen gedung Siemens yang menggabungkan kontrol terintegrasi seperti otomatisasi gedung, lampu, keamanan dan keselamatan kebakaran, serta distribusi daya rendah-ke-menengah.

Proyek ini meliputi jaringan dan koordinasi yang efektif dari area-area individual, mendefinisikan skenario spesifik dan lalu menguji paket solusi yang sesuai. Hal ini diiukuti oleh sertifikasi internal dari paket solusi yang baru untuk memverifikasi operasi yang bebas dari kerusakan dari komponen-komponen yang ada, dengan begitu memastikan keandalan dan kestabilan sistem operasi untuk banyak pengguna.

Sistem operasi, termasuk monitoring dan kontrol, dikelola dari Command Centre terpusat dengan laporan dan analisis yang kuat, platform berbasis cloud-nya menawarkan pengawasan komprehensif terhadap infrastruktur gedung dan merupakan alat penting untuk memaksimalkan keefesienan operasi dan energi.

Kontrol Akses Pintar
Salah satu fitur khusus otomatisasi energi pintar mengikat pelacakan waktu Siemens SiPass dan sistem kontrol akses ke dalam sistem HVAC. SiPass mengombinasikan pelacakan waktu karyawan dengan keamanan gedung yang dapat diandalkan. Sebagai tambahan, SiPass dapat menyesuaikan konsumsi energi di menara kantor Lilacs dalam hitungan detik:

"Misalnya ketika karyawan memasuki gedung menuju ruang kantor, mereka mengaktifkan sistem kontrol akses SiPass dari Siemens, yang dipasang di seluruh gedung,” ujar Li Hang, Asisten Manajer Umum dan Insinyur Kepala di Shanghai Shanchuan Real Estate. “Begitu karyawan mengautentifikasi diri mereka sendiri menggunakan kartu chip mereka, sistem intelijen tidak hanya mengetahui mereka akan pergi ke lantai berapa dan memanggil elevator untuk membawa mereka ke sana—sistem juga tahu di mana energi akan terkonsumsi dalam beberapa detik ke depan.

Kenyamanan di Tempat Kerja
Dalam lingkungan kantor, para karyawan mendapat suhu ruangan dengan energi yang efisien tapi tetap nyaman, serta lingkungan kerja yang optimal. Sistem lampu LED pintar memastikan kontrol lampu yang konstan dan sistem lampu biosensor memastikan keefesienan lampu dalam unit-unit kantor. Sistem pemanas pintar memberikan suplai air hangat yang ekonomis, dan sensor-sensor yang terintegrasi mengukur tingkat karbon dioksida, temperatur, dan kelembapan di dalam ruangan. Udara sejuk, panas, dan segar semuanya disesuaikan secara real-time.

Sebagai Kepala Insinyur di Shanghai Shanchuan, Li Hang berniat mendorong batasan dan melanjutkan lebih jauh ke teritori Data Besar. Tujuannya untuk mengubah kompleks bisnis baru ini menjadi gedung pintar yang mampu menghasilkan prediksinya sendiri ketika berhubungan dengan konsumsi energi dan kebutuhan pengguna.

“Sasaran kami adalah pemangkasan energi 12 sampai 18 persen lebih banyak dengan mengurangi jumlah energi yang bersirkulasi berulang-ulang dalam sistem kami,” Li Hang menjelaskan. “Hal ini melibatkan model ruang keadaan (state space) dari seluruh gedung dan lalu melakukan analisis dan kalkulasi real-time di pusat data backend.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar

Elita

27 Desember 2016

Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai "Smart Urban Centre di Shanghai Integrasikan Sistem Siemens". Dengan membaca artikel anda, pemahaman saya tentang intelejen menjadi bertambah. Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Intelegen yang bisa anda kunjungi di Pusat Studi Sistem Intelejen