Share

Aturan baru telah ditetapkan untuk penggunaan drone. Pemerintahan Presiden Obama mengumumkan pada hari Selasa bahwa drone kecil untuk tujuan edukasi dan riset akan memiliki akses terbuka untuk terbang, sementara drone komersial akan memiliki peraturan yang berbeda yang belum ditetapkan.

Berikut kutipan dari Reuter’s mengenai berita tersebut:

Penerbangan drone akan disetujui untuk tujuan agraris, riset dan pengembangan, pendidikan dan akademis, serta inspeksi kabel listrik, pipa, dan antena. Mereka juga menambahkan beberapa operasi penyelamatan tertentu, inspeksi jembatan, foto udara, dan evaluasi area cagar alam.

Aturan baru yang akan mulai berlaku pada akhir Agustus memperbolehkan drone yang beratnya di bawah 55 pon (25 kg) dan terbang sampai 400 kaki (122 m) dengan kecepatan 100 mil per jam (161 km/jam), tapi masih harus tetap dalam jarak pandang operatornya dan tidak berada di atas kerumunan.

Drone tidak boleh diterbangkan pada malam hari kecuali memiliki lampu khusus dan harus tetap berada setidaknya 5 mil (8km) dari bandara.

Aturan ini juga menyebutkan bahwa operator drone harus setidaknya berusia 16 tahun dan memiliki sertifikat remote pilot.

Aturan ini dikeluarkan karena penggunaan drone telah menyebar di Amerika. Dalam lingkup keamanan, departemen kepolisian sudah membeli drone mereka sendiri untuk membantu operasi pencarian dan tugas-tugas lainnya. Aturan-aturan ini berlaku pada aplikasi seperti itu.

Sementara itu untuk perusahaan-perusahaan seperti Amazon dan Walmart, yang tergiur dengan prospek penggunaan drone untuk pengantaran barang, mereka harus menunggu ditetapkannya aturan penggunaan drone untuk tujuan komersial.

Related Articles

CCTV Card image cap
  sukron  21 July 2016
 21 July 2016
CCTV Card image cap
  denny  14 February 2017
 14 February 2017
News Card image cap
  andri  5 August 2018
 5 August 2018
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.