10 Juli 2016 | Desy - Redaksi | News

Dapatkah Olimpiade Mendorong Permintaan Sistem Keamanan di Brazil?

Olimpiade 2016 akan digelar di Rio de Janeiro dari 5 sampai 21 Agustus. Perhelatan ini terjadi dua tahun setelah Piala Dunia FIFA. Dari perspektif industri keamanan, kedua pagelaran akbar olahraga ini telah membantu permintaan pasar dengan tingkat yang berbeda.

“Olimpiade meningkatkan turisme dan kebutuhan terhadap sistem keamanan yang baru dan ditingkatkan di bandara, pengawasan kota, sistem transportasi, stadion Olimpiade, serta kampung dan hotel atlet,” kata Felipe Arguello, Direktur Penjualan Regional—Amerika Latin di Arecont Vision. “Kita sudah melihat peningkatan penting dalam pembangungan hotel selama lima tahun terakhir, dengan lebih dari 70 hotel baru di area Barra da Tijuca di Rio de Janeiro, di mana 50 persen dari fasilitas penginapan baru ini adalah fasilitas-fasilitas berbintang 4 sampai 5 yang membutuhkan persetujuan sistem keamanan internasional. Perangkat sistem keamanan yang baru telah dipasang di stadion-stadion Olimpiade dan area penginapan atlet.”

Bruce Wu, GM Dahua Brazil dari Dahua Technology menambahkan bahwa Olimpiade dilihat sebagai sebuah kesempatan bagus bagi perusahaan tersebut dan bahwa investasinya lebih signifikan dibanding yang telah dilihat selama Piala Dunia dua tahun lalu.

“Dahua sudah memenangkan bagian penting dalam proyek Olimpiade di Rio 2016 untuk pengawasan dan kami percaya pemerintah Brazil akan terus lebih berinvestasi dalam hal keamanan di seluruh negara itu,” kata Wu. “Dibandingkan dengan Piala Dunia FIFA dua tahun lalu, Olimpiade lebih berpengaruh di dunia.”

Akan tetapi, tidak semua orang memiliki pendapat yang sama. Jose Garcia, Direktur Pemasangan untuk Hikvision Amerika Latin berpendapat bahwa berkebalikan dengan yang diharapkan, Olimpiade tidak membantu meningkatkan permintaan. Memang terjadi peningkatan di kota Rio, tapi kondisi ekonomi yang sulit dan devaluasi mata uang telah meniadakan prospek tersebut di kota-kota lain.

“Kebalikan dari apa yang kita pikir, Olimpiade tidak berdampak terhadap permintaan secara drastis,” kata Garcia. “Memang permintaan meningkat di Rio de Janeiro, tempat Olimpiade akan dilangsungkan, tapi tidak di kota-kota lain di Brazil. Selain itu, akibat devaluasi mata uang Brazil, tidak terjadi angka pertumbuhan signifikan selama tahun-tahun terakhir menuju Olimpiade, dibandingkan dengan Piala Dunia, ketika Brazil menikmati situasi ekonomi yang bagus dan angka pertumbuhan lebih tampak nyata.”

Victor Merino, Wakil Presiden untuk LASA di Pelco oleh Schneider Electric memberi dua alasan utama kenapa Olimpiade tidak berdampak sehebat Piala Dunia, menekankan pada keterbatasan tempat.

“Pertama, Olimpiade Musim Panas hanya dilangsungkan di Rio de Janeiro, yang membatasi kebutuhan keamanan di seluruh Brazil,” kata Merino. “Kedua, sebagian besar proyek besar telah diberikan ke sponsor resmi Olimpiade, jadi dampak permintaan kepada perusahaan yang tidak memberikan sponsor cukup terbatas.”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar