11 Juli 2016 | Denny - Redaksi | News

Smart Building Jadi Incaran PT Telkom Indonesia

Pengaplikasian Internet of Things (IoT) di Indonesia yang makin meningkat menjadi salah satu faktor penyebab maraknya pasar solusi smart building di Indonesia. Bahkan, penerapan solusi smart building yang mencakup gedung perkantoran, rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan dan apartemen ini diperkirakan mencapai Rp 720 miliar per tahun.

Atas potensi tersebut, PT Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya, PINS Indonesia tertarik untuk mencicipi pasar smart building. “Smart building salah satu fokus PINS Indonesia untuk menjadi penyedia IoT terbaik di Indonesia. Ini bisnis masa depan yang harus dimulai dari sekarang,” ungkap CEO PINS Indonesia Prasabri Pesti, Kamis (30/6/2016).

Untuk mewujudkan solusi ini, PINS Indonesia, bersama anak perusahaan yang lain yaitu PT Sigma Cipta Caraka (TelkomSigma) dan TelkomProperty berbagi peran dalam mempersiapkan platform Smart Building yang nantinya akan membuat pengelolaan gedung dan bangunan bertingkat menjadi lebih efisien, transparansi, dan produktif.

PINS Indonesia akan fokus kepada premises integration, perangkat dan IoT kini telah mempersiapkan pengimplementasian 5 lapis solusi Smart Building utama yaitu, Integrated Builing management system (IBMS), Building Automation System (BAS), kemudian Building Safety and Security (BSS), Building Facility (BAFC) dan yang terakhir Building Connectivity (BCON).

Untuk menjalankan solusi Smart Building, PINS Indonesia menjalin kerja sama dengan prinsipal kelas dunia yang bisa mengintegrasikan beragam perangkat.
“Tak lupa, kami investasi dalam hal pengembangan SDM cukup besar untuk penguatan kapabilitas smart building. Terbukti dengan ketersediaan tenaga project management certified khusus untuk smart building,” pungkas Prasabri.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar