22 Juli 2016 | Reza - Redaksi | News

Drone Karya Anak Bangsa Ini Lolos Uji Sertifikasi Kelaikan Militer

Drone OS-Wifanusa

Satu lagi karya anak bangsa yang patut diapresiasi.Pesawat terbang tanpa awak, Drone OS-Wifanusa  telah dinyatakan lolos Uji Sertifikasi Kelaikan Militer dari IMAA (Indonesian Military Airworthiness Authority).

Pesawat tanpa awak yang telah di beli sebanyak tiga unit oleh Kementerian Pertahanan untuk dioperasikan di wilayah perbatasan dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Natuna ini terdiri dari dua tipe yakni OS-Wifanusa SL-D70 (wingspan 4,2 meter) dan OS-Wifanusa SL-D28 (wingspan 6,4 meter).

Masing-masing drone mampu terbang 6-8 jam dan 8-10 jam dengan jangkauan autonomous bisa mencapai 100 km, serta mampu take off dan landing di darat maupun air. Drone OS-Wifanusa juga dapat membawa kamera canggih untuk surveillance serta foto udara untuk keperluan pemetaan. 

Pencipta Drone, Yulian Paonganan mengaku sangat sulit mendapatkan sertifikasi kelaikan, Pasalnya rangkaian proses uji sertifikasi yang telah dilalui sangat ketat, melalui pengujian di darat dan di laut.

"Kami sedang menunggu sertifikat diterbitkan oleh pihak IMAA di Pusat Lelaikan, Baranahan Kemenhan. Semoga dengan terbitnya sertifikat drone ini bisa menjadi kebanggaan Indonesia dan bisa digunakan untuk kepentingan pertahanan maupun sipil," ungkap pria yang karib disapa Ongen ini.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar