26 Juli 2016 | Denny - Redaksi | News

SMKN 2 Pangkalpinang Pakai Sistem Absensi Fingerprint

Sistem absensi fingerprint di SMKN 2 Pangkalpinang

SMKN 2 Pangkalpinang memakai alat absensi fingerprint untuk seluruh siswanya mulai 2012 lalu. Penggunaan alat tersebut diklaim mampu mencegah murid bolos sekolah karena mampu terkoneksi dengan ponsel orang tua mereka melalui SMS Gateway.

Kasie Litbang SMKN 2 Pangkalpinang Yusbiyanti menuturkan, sistem ini dikembangkan oleh pihaknya sendiri yang memanfaatkan sistem milik Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah (JIBAS).

"Kalau alat fingerprint-nya kami beli sendiri, karena JIBAS menawarkan sistem mereka secara gratis. Namun kemudian kami kembangkan sendiri," jelasnya belum lama ini.

Yusbianti menceritakan, pada awalnya tawaran sistem dari JIBAS tak serta merta datang begitu saja. Namun dikarenakan sekolah sering kecolongan oleh siswa yang membolos, mau tak mau pihaknya kemudian mengembangkan sistem absensi canggih ini.

"Saat ini kalau orang tua tidak menerima SMS absensi anaknya, mereka bisa langsung melakukan kroscek ke sekolah dan mencari tahu keberadaan anaknya," paparnya.

Sistem absensi ini menurut Yusbiyanti juga memiliki fungsi selain untuk memonitor. Fungsi itu adalaj memudahkan komunikasi dan koordinasi antara orang tua murid dan pihak sekolah. Dia mencontohkan, orang tua bisa meminta izin ke sekolah bahwa anaknya tidak dapat masuk karena berhalangan hanya dengan SMS.

SMKN 2 Pangkalpinang pun diberi penghargaan sebagai sebagai Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB pada tahun 2014 berkat sistem absensi ini. Berdasarkan informasi dari web Kemenpan RB, saat itu SMKN 2 Pangkalpinang menempati posisi ke-76 dari seluruh lembaga publik di Indonesia yang paling inovatif.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar