29 Juli 2016 | Denny - Redaksi | News

Ini Saran Pakar IT Soal Smart City Surabaya

Pusat Informasi Pengendalian Surabaya

Ir Ferdinandus MT, Pakar Teknologi Informasi (TI) Institut Sains dan Teknologi Terapan Surabaya (ISTTS) memberi masukan kepada program Smart City Surabaya. Menurutnya, agar fungsi pengawasan berjalan maksimal maka perangkat kamera CCTV yang digunakan haruslah beresolusi tinggi.

Saran ini merujuk pada pendirian Pusat Informasi Pengendalian Surabaya yang merupakan bagian dari program Smart City dari Pemkot Surabaya untuk menjamin keamanan warga.

Ferdinandus mencontohkan, negara tetangga Singapura sudah menggunakan CCTV beresolusi tinggi sehingga memungkinkan pergerakan penjahat tetap terpantau. Apalagi jika dilengkapi dengan aplikasi perangkat lunak khusus seperti pendeteksi wajah.

"CCTV dengan resolusi tinggi beda dengan yang dipakai dalam pemantauan lalu lintas. Jika resolusi tinggi, ketika terjadi tindak kriminal juga bisa diketahui hingga detil wajahnya," ujarnya, Rabu (27/7/2016).

Mengenai penempatan unit CCTVnya, Ferdinandus juga menyarankan untuk ditaruh di titik yang rawan bencana atau tindak kriminal. Lokasi strategis penempatan CCTV adalah titik yang jarang dijangkau petugas.

"CCTV ini bisa ditempatkan di tempat yang ramai dikunjungi, lokasi strategis, pemerintahan, militer, daerah rawan bencana juga. Malam-malam semisal di jembatan penyeberangan, tempat potensi kejahatan juga dipantau. Seandainya tidak terpantau petugas, setidaknya ada record untuk melacaknya," pungkasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar