22 Agustus 2016 | Reza - Redaksi | News

Peluang Bisnis Big Data Analytic Makin Terbuka Di Era Smart City

Tingginya tingkat kebutuhan pengelolaan data, kian membuka peluang bisnis big data analytic pada era smart city. Bisnis ini telah banyak menarik perhatian sejumlah industri sebagai sarana strategi kampanye kepada konsumen.

Hal itu diungkapan Wayne Brookes, Deputy of School Computing and Communication University Technology Sydney (UTS) Australia. Dia melanjutkan, ada beberapa manfaat dari penerapan big data analytic oleh setiap kota yang ingin membangun smart city, salah satunya penggunaan untuk transportasi publik.

Menurutnya, melalui data analytic, masyarakat dapat mengetahui transportasi yang akan digunakan dari satu titik ke titik yang lain termasuk memantau jadwal keberangkatan transportasi tersebut. “Selain itu, dengan menggunakan data analytic ini nanti pemerintah juga dapat memantau lokasi yang sering terjadi tindak kejahatan dan melakukan pencegahan sebelum terjadi kejahatan,” katanya.

Brooks mengatakan beberapa negara yang sudah menerapkan big data analytic pada smartcity tersebut juga telah menerapkan manajemen waktu pembuangan sampah di setiap rumah penduduk. Sebagai ilustrasi, penggunaan big data analytic dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kapan sampah yang ada di rumah masyarakat tersebut penuh agar bisa diangkut oleh dinas kebersihan kota. “Itu hanya sedikit manfaat penggunaan big data analytic untuk diterapkan pada era smart city sekarang ini,” ujarnya.

Lebih jauh dia menuturkan, International Data Corporate (IDC) juga sempat memprediksi bisnis big data analytic akan tumbuh hingga US$187 miliar dalam waktu tiga tahun mendatang. “Penggunaan big data ini bisa ‎mendorong industri agar dapat bersaing dalam masyarakat ekonomi Asean. Jika diterapkan, maka industri itu akan ada pada barisan terdepan dalam tren global,” tukasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar