06 September 2016 | Reza - Redaksi | News

Sistem Penanganan Kebakaran Gedung Di Kota Malang Dinilai Sudah Mumpuni

Sistem penanganan kebakaran di Kota Malang tengah digalakkan. Pemerintahan Kota Malang (Pemkot) meninginkan setiap gedung atau bangunan yang ada di Kota Malang memiliki sistem yang baik akan melindungi para pekerja dan penghuni bangunan. Untuk mewujudkan itu, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Malang menyebut, minimal pengecekan sistem antisipasi kebakaran untuk bangunan besar dilakukan setahun sekali.

Ada tiga hal yang diperhatikan untuk bisa mengkategorikan sebuah bangunan dinyatakan laik sistem penanganan kebakaran, yakni keaktifan fire alarm, ketersediaan hydran, dan akses keluar-masuk bagi pekerja dan tamu. Dari hasil pengecekan yang dilakukan baru-baru ini, menyatakan hampir seluruh bangunan besar atau bertingkat di Kota Malang dinyatakan memiliki sistem penanganan kebakaran yang mumpuni.

" Di Kota malang ada 900 lebih bangunan besar. Kami selama ini kesulitan untuk pengecekan rutin karena tenaga pengecekan kami hanya tujuh orang. Jadi selain petugas kami, pengecekan sistem antisipasi kebakaran juga bisa dari perusahaan swasta penyedia jasa K3. Hasilnya, Masih sangat minim kalau rumah tangga. Sementara untuk perusahaan besar atau perhotelan, hampir semuanya mempuni," kata Hendro Suyoto, Kepala Seksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja  (Kasie K3) Disnakertrans Kota Malang.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar