13 September 2016 | Reza - Redaksi | News

Tekan Angka Kecelakaan, Surabaya Andalkan Kamera Pemantau Kecepatan

Kecelakaan lalu Lintas

Selama lima tahun terakhir, Kota Surabaya mendapat penghargaan karena telah berhasil menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas. Namun, akhir-akhir ini, kecelakaan lalu lintas kembali sering terjadi, terutama pada malam hari. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan upaya untuk mempertahankan predikatnya sebagai kota yang minim keceleakan lalu lintas.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berencana memasang kamera pemantau kecepatan kendaraan di ruas jalan yang kerap dipakai untuk berkendara dengan kecepatan tinggi. Kamera tersebut berfungsi sebagai pengawas dan dasar penindakan kepada para pelanggar. Pelaksana Tugas (Plt) Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat mengatakan, kamera akan dipasang di beberapa jalan utama seperti Jalan A Yani ataupun Frontage Road (FR).

Kamera tersebut diharapkan bisa menjadi pengendali agar pengendara tidak melajukan kendaraannya melebihi batas yang berpotensi menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Rencananya, kamera tersebut akan dipasang pada setiap ruas bukan dari Frontage Road menuju Jalan A Yani maupun dari Jalan A Yani masuk Frontage Road. Agar lebih efektif, Dishub juga akan memasang lampu peringatan (warning light) pada jarak kurang lebih 4,5 kilometer. 

“Kamera ini kami tingkatkan tidak hanya sebagai pengawasan, tetapi juga untuk penindakan bekerja sama dengan kepolisian. Nanti kami buat MoU dengan Satlantas Polrestabes untuk kamera itu selain menjaring parkir ilegal juga pelanggaran batas kecepatan,” ujarnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar