15 September 2016 | Reza - Redaksi | News

Fitur Analitik Sukseskan Pengamanan Haji 2016

Pusat Komando dan Pengendalian Pengamanan Haji

Pemerintah kerajaan Arab Saudi menerapkan sistem keamanan yang canggih untuk pengamanan pelaksanaan ibadah haji tahun 2016. Hal tersebut merupakan refleksi dari pengalaman pelaksanaan ibadah haji di tahun-tahun sebelumnya. Sistem keamanan yang diterapkan tahun ini sangat memanfaatkan teknologi secara maksimal, dengan sistem yang terintegrasi, serta diawasi secara non stop dari pusat komando dan pengendalian pengamanan haji.

Tercatat, pemerintahan Saudi memasang tak kurang dari 5.302 kamera pengawas yang diletakkan di sejumlah lokasi strategis, seperti Masjidil Haram, Jembatan Jamarat, tempat suci, hingga terowongan untuk memastikan keamanan jutaan jamaah. Mereka pun turut mengerahkan drone atau pesawat tanpa awak.

Seluruh hasil gambar atau rekaman yang ditangkap ribuan kamera tersebut akan dipantau secara 24 jam penuh oleh pusat komando. Komandan pusat komando, Abdullah Al-Zahrani menuturkan pusat komando tersebut dirancang untuk menyediakan basis data yang berisi statistik dan pemetaan akurat serta sejumlah informasi yang terkait dengan operasional pemimpin dan pasukan pendukung pengamanan haji. Dia juga menekankan, pembentukan pusat komando itu bertujuan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan terkait dengan kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas dan situasi darurat.

Untuk membantu mengambil keputusan, pusat komando pun memanfaatkan fitur analitik yang terus memantau arus pergerakan jamaah, sekaligus mendeteksi potensi insiden yang tak diinginkan. ''Pusat (pengamanan) membangun jejaring layar yang terhubung dengan ribuan kamera pengawas di seluruh tempat suci. Sebagai tambahan, ada pula deteksi sensor yang menghitung gelombang jamaah yang bergerak melintas tempat suci saat melaksanakan ritual haji,'' tuturnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar