16 September 2016 | Reza - Redaksi | News

Smart Home, Rentan Tapi Diminati

Perkembangan teknologi dan dunia internet pada masa sekarang ini telah mengantarkan kehidupan manusia pada konsep smart home atau rumah pintar, yang memanfaatkan sederet perangkat sistem keamanan yang diperuntukkan bagi privasi sebuah hunian. Biasanya konsep ini memadukan kemampuan kamera pengawas berteknologi tinggi dengan sistem penguncian otomatis.

Sebuah media di Inggris melaporkan, kebanyakan pemilik rumah kaya di London telah beralih ke teknologi pintar untuk menjaga properti mereka secara aman. Banyak yang beralih ke sistem kecerdasan buatan dan pengenalan wajah untuk memantau rumah mereka, termasuk perangkat Netatmo yang berbasis di Paris, yang berfungsi untuk mempelajari dan mengenali para pengunjung biasa berdasarkan isyarat wajah. Jika pengunjung yang tidak dikenal terdeteksi, pemilik bangunan akan diberitahu melalui aplikasi mobile dan bahkan dapat melihat orang yang bersangkutan.

Kendati begitu diminati, nyatanya teknologi pendukung konsep rumah pintar masih memiliki celah kelemahan. Heyrick Bond-Gunning, chief executive perusahaan keamanan S-RM mengatakan meskipun langkah-langkah teknologi tinggi telah diambil untuk melindungi properti secara fisik, para ahli mengatakan banyak yang masih tetap lalai dalam pengamanan cyber

Dia memperingatkan bahwa pertahanan ini tidak membuat hunian aman terhadap ancaman hacker, yang dapat dengan mudah mendapatkan akses ke perangkat rumah untuk memantau email dan akun lainnya. “Penjahat cyber sekarang melaksanakan sekitar 83 persen dari serangan keamanan internet hanya dengan menggunakan tebakan dan informasi dari media sosial,” tegasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar