04 Oktober 2016 | Reza - Redaksi | News

Atasi Aksi Nakal Pengemudi, Uber Terapkan Fitur Face Recognition

Foto : Logo Perusahaan Uber

Uber, perusahaan penyedia jasa transportasi online sudah menancapkan kuku bisnisnya di berbagai negara. Minat masyarakat dari tiap-tiap negara untuk menjadi salah satu pengemudi Uber sangat tinggi dikarenakan besarnya penghasilan yang didapat. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh sekelompok pengemudi Uber yang nakal dengan cara menggunakan satu akun secara beramai-ramai.

Padahal peraturan yang diterapkan adalah satu akun hanya boleh digunakan oleh satu pengemudi saja. Karena itu untuk mengatasi hal ini, Uber meluncurkan fitur keamanan baru untuk memastikan sopir di belakang kemudi adalah orang yang sama dengan orang yang menjalani sekaligus lulus dalam proses pemeriksaan latar belakang oleh perusahaan. Nantinya, sebelum beraktivitas pada pengemudi Uber melapokan diri dengan cara selfie secara real-time, yang mana metode verifikasinya menggunakan teknologi Face Recognition.

Nama fitur yang digunakan tersebut adalah real-time ID checking.  Fitur ini merupakan fitur sistem keamanan terbaru yang memanfaatkan Microsoft Cognitive Services. Rencananya fitur ini akan mulai diterapkan pada hari Jumat (30/09/2016) waktu setempat, di Portland Amerika Serikat.

"Pengecekan ID secara real-time untuk melindungi sekaligus mengawasi prilaku pengemudi Uber. Ini mencegah penipuan dan membantu melindungi akun dari sesuatu hal yang bisa dikompromikan. Ini  juga bertujuan untuk melindungi pengendara dengan membangun lapisan lain dari akuntabilitas dalam aplikasi untuk memastikan orang yang tepat berada di belakang kemudi," begitu pernyataan pihak Uber di situs resminya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar