20 Oktober 2016 | Reza - Redaksi | News

Anti Pungli, Aplikasi Soto Lamongan Menuai Pujian

Bupati Lamongan Fadeli (kanan), mendampingi Menteri PAN-RB Asman Abnur (tengah) meninjau pelaksanaan aplikasi Soto di Polres Lamongan

Pemantauan arus lalu lintas secara real-time, pemberantasan pungutan liar (pungli) oleh oknum petugas, dan percepatan pelayanan dalam menjamin keamanan masyarakat menjadi inspirasi Polres Lamongan menciptakan inovasi, untuk menghadirkan layanan publik berbasis teknologi.

Inovasi itu diwujudkan dalam bentuk aplikasi aplikasi Sistem Operasional Terpadu Online Lamongan atau disebut 'Soto Lamongan'. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa memilih berbagai pelayanan yang diberikan oleh polisi. Seperti, Panic Button, CCTV, SKCK online, SIM online, surat kehilangan online, pemberitahuan unjuk rasa online, izin keramaian online, SP2HP online dan pengaduan/laporan online.

Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra mengungkapkan, aplikasi 'Soto Lamongan' sudah bisa diunduh di smartphone berbasis Android. Dengan 'Soto Lamongan', warga bisa mengakses CCTV yang tersebar di banyak titik di Lamongan. Selain itu dia menambahkan, semua akses layanan yang diberikan 'Soto Lamongan', terpusat di ruang khusus yang disebut CCTV Monitoring Centre yang berada di sebelah barat Mapolres Lamongan.

"Aplikasi ini untuk mengikis pungutan liar yang kerap terjadi ketika masyarakat sedang mengurus sesuatu. Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pelayanan.Tapi yang utama, aplikasi ini juga dilengkapi dengan Panic button untuk keadaan bahaya atau darurat yang langsung terintegrasi dengan kami," kata AKBP Juda Nusa Putra.

Sementara itu, inovasi buah pikiran Polres Lamongan yang baru saja dirilis ini telah menuai pujian.  MenPAN RB, Asman Abnur mengaku kagum. Dia berharap aplikasi Soto Lamongan bisa ditularkan ke daerah-daerah lain di Indonesia. Karena itu, Asman berencana akan membawa Soto Lamongan ini ke Bandung dalam ajang pameran inovasi dan kreasi layanan publik 26 Oktober mendatang, agar bisa menjadi contoh. "Teknologi ini memudahkan, baik ke masyarakatnya maupun ke petugasnya daalam menangani masalah," tegasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar