24 Oktober 2016 | Reza - Redaksi | News

Big Data, Program Strategis Makassar Menuju Kota Dunia

Pemerintahan Kota (Pemkot) Makassar memandang Big Data sebagai suatu sistem data terintegrasi yang dapat dianalisa dan dimanfaatkan menjadi alat pengambilan keputusan seluruh kebijakan pemerintah. Pemanfaatan Big Data dapat membantu Pemkot Makassar dalam tata kelola pemerintah menuju Kota Dunia.

Berkenaan dengan itu, Dinas Kominfo Kota Makassar berencana akan mengintegrasikan seluruh aplikasi yang dimiliki Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam suatu platform. Nantinya, aplikasi-aplikasi SKPD tersebut dimungkinkan untuk saling berkomunikasi satu sama lain sebagai bagian dari sistem melalui API (Application Programming Interface).

“Melalui API ini pula nanti semua data yang bersifat publik dapat diakses melalui platform Open Data, sehingga seluruh aplikasi baik milik Pemkot Makassar maupun aplikasi yang dikembangkan oleh pihak lain akan menggunakan data tunggal yang terverifikasi serta realtime,” kata Kepala Bidang Pengembangan Informasi dan Aplikasi Telematika Dinas Kominfo, Denny Hidayat.

Denny menambahkan, pengintegrasian dengan Big Data mampu memberikan dukungan yang signifikan terhadap kelanjutan program Safe City—sebagai bagian dari kelangsungan program Smart City Kota Makassar—yang mana terus dilakukan pengembangan pengawasan melalui CCTV yang terintegrasi dengan fitur analitik pengenalan wajah dan nomor pelat kendaraan.

Lebih jauh dia menuturkan, program ini juga memberikan perluasan pada Smart Card, serta sejalan dengan kebijakan nasional menuju Cashless Society. “Kami akan memperluas fungsi E-Tax, E-Healthcare, Smart Student, dan Cashless Payment sistem tunggal dalam mengakses pelayanan publik di Makassar,” tambah Denny.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar