08 November 2016 | Reza - Redaksi | News

Di Akhir Tahun, AP II Akan Realisasikan Program Bandara Pintar

Foto : Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, berpandangan pada era digital seperti sekarang ini sudah tidak memungkinkan lagi mengelola bandara dengan cara-cara konvensional. Karenanya, pria yang ditunjuk sebagai Dirut AP II sejak September lalu ini akan segera merealisasikan progam Bandara Pintar untuk pengelolaan bandara yang lebih modern.

Lelaki yang akrab disapa Awal ini menuturkan, dalam mewujudkan konsep tersebut perlu memenuhi beberapa syarat. Antara lain, infrastruktur pintar, konten pintar, dan yang terakhir masyarakat pintar. Dalam memenuhi syarat infrastruktur, Awal berencana menyiapkan Wifi dengan standar internasional. Kemudian, sistem informasi bagi penumpang juga harus pintar, termasuk para pemegang saham di bandara. Tak hanya itu, sistem pengamanan bandara juga diharapkan ke depannya tidak lagi dilakukan secara manual namun otomatis.

Lalu untuk pemenuhan syarat konten, Awal mengatakan, nantinya Angkasa Pura II dan mitra kerja harus membuat suatu aplikasi mobile yang terintegrasi. Hal itu bertujuan agar informasi yang dibutuhkan dapat diakses secara lebih mudah. Tidak ketinggalan, aplikasi untuk para penumpang penyandang disabilitas juga tengah dikembangkan

“Misalnya, aplikasi kapan pesawat mendarat atau kapan bagasi dikeluarkan. Ini harus dimiliki pihak penyedia jasa groundhandling, sehingga operasional groundhandling dapat berjalan efektif dan efisien. Kemudian, contoh lainnya adalah aplikasi yang memberikan kemudahan bagi penumpang untuk menuju tempat tertentu atau fasilitas publik tertentu, termasuk ketika akan menggunakan transportasi umum,” papar Awal.

Sedangkan untuk syarat terakhir, yakni masyarakat pintar, merupakan kelanjutan jika sudah memiliki infrastruktur pintar dan konten pintar. Untuk itu yang harus dilakukan adalah edukasi bagi komunitas yang ada di bandara agar setiap informasi yang tersebar di bandara dapat menjadi satu kesatuan.

Sebagai langkah awal, dia menjelaskan bahwa, saat ini AP II tengah mencoba menerapkan sistem digital di beberapa layanan. Salah satunya, sistem parkir digital yang bisa membantu kesulitan dalam mencari parkir kendaraan. Menurutnya, di Terminal 3 Soekarno-Hatta kini telah dipasang papan digital yang menginformasikan para pengunjung mengenai ketersediaan slot parkir. “Sekarang sudah ada seperti papan digital yang menginformasikan ketersediaan slot parkir, sehingga para pengunjung tahu di mana mereka harus parkir,” katanya. 

Lebih jauh dia mengatakan, pihak AP II butuh waktu dalam menyelesaikan konsep untuk mengintegrasikan satu syarat dengan lainnya‎. Namun demikian, dia menjamin realisasi program akan terwjud dalam waktu dekat. “Paling konsep ini sudah utuh pada akhir tahun ini, dan mulai diimplementasikan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng,” ungkapnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar