14 November 2016 | Reza - Redaksi | News

Pemerintah Wajibkan Semua Bandara Gunakan Dual X-Ray

FOTO : Dwi Aryanto, Kasubdit Standarisasi Kerjasama dan Program Keamanan Penerbangan Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan

Keamanan dan keselamatan dalam suatu penerbangan sipil sangatlah bergantung pada sistem pengamanan dari bandara yang memberangkatkan pesawat tersebut. Mengingat banyaknya ancaman gangguan melawan hukum baik saat pesawat masih di darat maupun di udara, maka instalasi peralatan pendukung bandara sangat perlu diperhatikan.

Terkait itu, Dwi Aryanto, Kasubdit Standarisasi Kerjasama dan Program Keamanan Penerbangan Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, mengatakan pemerintah mengharuskan setiap bandara menggunakan teknologi baru untuk peralatan keamanan. “Misalnya, kami mengharuskan pengamanan berlapis khususnya screening, lalu juga deteksi peledak otomatis,” tuturnya.

Selain itu, pemerintah juga mengharuskan organisasi atau institusi yang memiliki kewajiban screening cargo harus menggunakan dual xray untuk bandara kelas internasional di semua rute penerbangan. “Setiap bandara Indonesia harus melakukan screening dan pengecekan keamanan untuk penumpang dan barang bawaannya,” jelasnya.

Menurutnya, semua itu perlu dipatuhi dan dilakukan oleh semua otoritas pengelola bandara, karena daerah sekeliling bandara sangat rentan. Maka, semua pihak terkait harus mempertimbangkanfaktor keamanan sebagai bagian dari penerbangan itu sendiri. “Kita contoh saja kejadian di bandara Brussel pada Maret lalu, kejadian itu mengingatkan bahwa wilayah check in adalah yang paling rentan,” jelasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar