18 November 2016 | Denny - Redaksi | News

Lintasarta Presentasi Konsep Smart City di Kaltara

Presentasi smart city oleh Lintasarta

Niat PT Aplikanusa Lintasarta untuk mewujudkan konsep smart city di Indonesia mulai terbuka. Kali ini Lintasarta mencoba untuk mempresentasikan konsep smart city tersebut ke Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara).

Penerapan smart city tersebut dipresentasikan di ruang rapat kantor gubernur, Senin (14/11/2016). Presentasi tersebut mendapat sambutan baik dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara Syaiful Herman.

Menurut Syaiful, smart city akan terwujid bila kolaborasi dan sinergi pembangunan smart city antar daerah, sinergi pelayanan pendidikan, bisnis, pemerintahan, dan komunitas berbasis teknologi, serta berbagi aplikasi berjalan baik.
Untuk itu, Syaiful menambahkan bahwa diharapkan nantinya ada sistem ICT (Information, Communication and Technology) untuk menghubungkan, memonitor, dan mengendalikan berbagai sumber daya yang ada di dalam kota dengan lebih efektif dan efisien.

“Intinya, rencana sistem ini akan kita koneksikan di setiap SKPD juga, agar nantinya gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah dan para pemimpin tidak lagi kerepotan. Seperti contoh Bappeda mempunyai sistem online perencanaan e-Planing, kalau itu bisa dikoneksikan, gubernur dapat melihat e-Planing tinggal melalui hanphone dan dapat terkoneksi semuanya,” ucapnya.

Namun presentasi dengan pihak Lintasarta ini menurut Syaiful belum menemui titik final. Maksud dan kedatangan Lintasarta kali ini lebih bersifat promosi program smart city dan presentasi lebih dalam "Belum ada tahap deal atau pun kerja sama. Namun kami terbuka sebagai provinsi baru yang tentu akan lebih mudah membangun, apalagi terkait teknologi informasi dan komunikasi (TIK)," pungkasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar