29 Maret 2017 | Denny - Redaksi | News

Ajang IoT Asia Kenalkan Revolusi IoT untuk Kemajuan Ekonomi Asia

IoT Asia 2017

Sedang mencari kesempatan bisnis dan teknologis dalam bidang Internet of Things (IoT)? Jawabannya adalah pameran IoT Asia yang digelar mulai hari ini hingga besok, 30 Maret 2017. Pembukaan IoT Asia sendiri sudah dibuka oleh Menteri Luar Negeri dan Kecerdasan Bangsa Singapura, Dr Vivian Balakhrisnan.

Kecepatan perencanaan dan pengembangan IoT di kawasan Asia Pasific untuk riset saja diharapkan bernilai 58 miliar dolar Amerika. Dan angka tersebut terus melesat hingga 2020 seiring dengan banyaknya industri dari berbagai bidang yang memanfaatkan potensi IoT.

Di sisi lain, beberapa negara seperti Singapura, China, Malaysia atau organisasi ASEAN telah menerapkan IoT untuk mengembangkan ekonomi di tiap region masing-masing. Kesimpulannya, IoT adalah solusi yang bisa digunakan bagi pemerintahan, bisnis dan para wirausahawan.

Pameran IoT Asia akan menyambut lebih dari 4.500 orang dengan berbagai jabatan seperti pemimpin perusahaan, ahli industri, pembuat keputusan, perusahaan pemimpin teknologi dan juga perusahaan media. Diperkirakan mereka berasal dari Eropa, Amerika, China, India dan kawasan ASEAN.

Beberapa perusahaan teknologi terkemuka seperti Accenture, Amazon Web Services, Asavie, Avnet, Bosch Software Innovations, Crown Coffee, Dell EMC, Fujitsu Asia, The Open Connectivity Foundation, Sigfox dan TZ Limited hadir di pameran selama dua hari ini.

Tema tahun ini yaitu Making Sense in Our Connected World menargetkan aspek praktis dari aplikasi IoT untuk sektor bisnis, pemerintahan dan komunitas. Selain mengambil kemudahan hidup dari IoT, akan dijabarkan pula bagaimana mereka mengambil kesempatan bisnis dari IoT.

IoT Asia juga akan menggelar tiga konferensi tentang teknologi, solusi dan organisasi dari 90 perusahaan terkemuka di 11 negara. Pada area eksebisi di depan, beragam teknologi dan solusi akan ditampilkan dalam dua zona yaitu Cibersecurity dan Robotics.

Di area ini juga termasuk zona-zona Smart Cities, Wearables, Industrial IoT, Design Aplications, Enablers, dan IoT Data Analytics. IoT Asia juga menyediakan area Start-Up Exchange, Institution Zone dan sesi PechaKucha agar pengunjung lebih paham dengan IoT.

Pengunjung juga dapat berinteraksi dengan lebih dari 100 peserta pameran dari 16 negara. Tahun ini, area pameran lebih luas 5.000 meter persegi dari sebelumnya. Paviliun ekshibitor akan terbagi dalam tiga negara yaitu Singapura, Perancis dan Inggris.

Selain itu, Chief Diruption Officer of Epicentre Stockholm, Hannes Sjoblad, diharapkan akan memberi pidato penutupan. Beliau adalah aktivis biohacker terkenal yang akan menampilkan "live implant party" di Singapura.

Sedangkan untuk mengerti sudut pandang peranan IoT Asia dalam perkembangan ekonomi di masa depan, Chief Executive Officer SingEx Holdings, Mr Aloysius Arlando juga akan memberikan presentasinya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar