02 Juli 2017 | Desy - Redaksi | News

Damkar Los Angeles Minta Persetujuan untuk Program Pelatihan Drone

Dewan Kota Los Angeles tengah mempertimbangkan sebuah proposal yang akan memberikan izin kepada Dinas Pemadam Kebakaran Los Angeles (LAFD) untuk memulai program pelatihan dan penggunaan drone dalam keadaan darurat.

LAFD meminta izin Dewan Kota untuk menggunakan pesawat tanpa awak untuk respons kebakaran dan medis.

Dalam laporan yang ditembuskan bersamaan dengan permintaan izin tersebut, Kepala Batalion LAFD, Richard Fields, menyatakan bahwa drone dapat melindungi petugas pemadam kebakaran dari memasuki area berbahaya dan memberikan keuntungan strategis. Dia juga mengatakan, menurut statescoop.com, pertimbangan kepentingan komunitas dalam hal privasi sebagai tren nasional terhadap pengadopsian drone terus bertambah.

“Memanfaatkan kecanggihan teknologi melalui [drone] akan sangat meningkatkan keefektifan taktis kami dan memberikan penyebaran sumber daya yang lebih efisien baik dalam skenario darurat dan manajemen insiden luas,” kata Fields dalam laporan tersebut.

Jika disetujui oleh dewan kota, LAFD akan mulai menguji drone sembari membuat permintaan kedua kepada Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk mengeluarkan sertifikat pengesahan, sebuah dokumen yang akan mengakui program drone kota tersebut dalam tingkat nasional.

Upaya ini meliputi lobi kepada American Civil Liberties Union (ACLU) dan perkembangan dari apa yang dianggap LAFD sebagai kebijakan privasi yang sangat ketat. Sebagai referensi dari laporan ACLU pada tahun 2011 mengenai privasi drone, LAFD menyatakan dalam laporannya bahwa drone hanya akan digunakan selama pelatihan dan insiden darurat. Kebijakan tersebut juga menyatakan rekaman video akan disimpan dengan aman, dan departemen akan menerbitkan laporan mengenai penggunaan dronenya setiap tiga bulan sekali.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar