10 Juli 2017 | Reza - Redaksi | News

Kini CSA Gunakan Teknologi Face Recognition Untuk Proses Boarding

Dalam industri penerbangan Tiongkok, China Southern Airlines (CSA) merupakan salah satu maskapai penerbangan terbesar di Negara Tirai Bambu. Karenanya, inovasi terus ditelurkan secara berkelanjutan demi menjaga prestasi dan eksistensi. Baru-baru ini, CSA resmi mengenalkan sekaligus mengumumkan penerapan teknologi pengenalan wajah (face recognition) dalam proses boarding.

Berkat itu, CSA telah menjadi perusahaan penerbangan pertama di dunia yang menerapkan teknologi face recognition. Lebih lanjut dijelaskan, sistem scanning wajah untuk mengidentifikasi penumpang ini akan segera diterapkan di sebuah bandar udara terbaru di Beijing dan bandar udara lainnya di Tiongkok, termasuk di Guangzhou Baiyun International Airport Terminal 2, yang akan beroperasi pada 2018.

Diklaim, proses kerja sistem ini sangat ringkas. Ketika melakukan check in dan boarding, wajah para penumpang yang hendak naik pesawat akan diverifikasi dengan foto di kartu identitasnya dan foto wajah yang telah diunggah ke aplikasi maskapai tersebut. Selain itu, proses scanning wajahnya pun menggunakan software canggih sehingga hanya memakan waktu satu detik saja.

CSA mengembangkan software sistem identifikasi ini bekerjasama dengan Baidu, perusahaan teknologi terbesar di Tiongkok dan GRG Banking, sebuah supplier ATATM yang bermarkas di Guangzhou. Dasar dari teknologi ini adalah teknologi biometrik, yang mengidentifikasi orang berdasarkan struktur wajah mereka.

Meski penerapan sistem ini merupakan suatu terobosan, namun tak sedikit juga mengundang cibiran. Segelintir pihak mencibir sistem ini karena software tidak mampu mengidentifikasi penumpang yang telah melakukan operasi plastik. Menanggapi itu, pihak maskapai mengakui identifikasi berdasarkan wajah menghadapi sejumlah tantangan. Namun demikian, teknologi tersebut merupakan teknologi tingkat tinggi untuk meningkatkan akurasi. “Sistem ini akan secara efektif mencegah kebocoran data pribadi penumpang,” kata Huang Wenqiang, General Manager e-commerce, China Southern Airlines.

Selain cibiran, CSA juga mendapat sanjungan. Salah satu penumpang yang telah menggunakan sistem ini, Wang, yang tidak mau menyebut nama lengkapnya, menceritakan pengalaman menggunakan sistem yang sangat praktis ini. Dia bercerita, penumpang tinggal berdiri dipintu gerbang dan pintu boarding akan segera terbuka sehingga tidak perlu lagi membuka-buka tas untuk mengambil boarding pass. “Nyaman sekali, karena saya membawa banyak sekali barang bawaan. Saya tinggal berdiri dan pintu boarding terbuka sendiri setelah melakukan scan terhadap wajah saya,” kata Wang.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar