17 Juli 2017 | Denny - Redaksi | News

Semua Perkantoran di Sintang Wajib Punya APAR

Ilustrasi

Seksi Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menilai keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah sangat penting, terutama di perkantoran swasta maupun pemerintahan.

“Kantor pemerintah dan swasta, kemudian pelaku usaha dan rumah tangga harus punya APAR untuk antisipasi ketika api masih kecil. Sambil menunggu kedatangan petugas Damkar ke lokasi kebakaran,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar, Yudius.

Saat ini, dia menjelaskan, keberadaan APAR di kantor swasta atau instansi pemerintahan masih minim, baru sekira 40 persen saja. Untuk itu, pihaknya akan merancang sebuah Surat Edaran (SE) Bupati Sintang agar kesadaran mereka meningkat.

Yudius menambahkan isi SE yakni mewajibkan semua kantor pemerintahan, perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan para pelaku usaha memiliki APAR.

“Pokoknya perusahaan perkebunan, rumah makan, bank, kantor Operasional Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, Kelurahan, Kecamatan, desa dan kantor-kantor lainnya wajib memiliki APAR,” tegasnya.

Khusus kantor-kantor OPD, pihaknya sudah merancang pengadaan APAR pada RKA 2017. Pendataan OPD sudah dilakukan, termasuk beberapa kecamatan dan kelurahan.
Selain itu, aset-aset pemerintah lainnya seperti rumah dinas jabatan Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah (Sekda) juga harus memiliki APAR.

“Di Kantor Bupati, paling tidak harus ada enam APAR. Khusus RSUD, APAR harus ada karena syarat untuk akreditasi. Jika tidak ada tidak bisa lulus akreditasi. Keberadaan APAR di sekolah-sekolah juga penting, terkait ini saya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Sintang,” imbuhnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar