26 Juli 2017 | Denny - Redaksi | News

Aksi Kriminal di Tiongkok Bisa Terdeteksi Secara Dini

Teknologi pendeteksi aksi kriminal dini dengan menggunakan pengenal wajah.

Sebuah perusahaan teknologi informasi di Tiongkok, Cloud Walk, diketahui sedang mengembangkan teknologi pendeteksi aksi kriminal sejak dini. Teknologi ini menggabungkan deteksi wajah dan kecerdasan buatan sehingga bisa mengetahui gerak-gerik seseorang jika akan melakukan tindakan kriminal.

Jika sudah terdeteksi, aparat bisa memantau bahkan menahannya sebelum tindak kriminal terjadi. Apalagi, sistem pendeteksi aksi kriminal ini menggunakan teknologi pencarian (tracking) untuk memantau kegiatan individu yang mencurigakan.

Sebagai contoh, seseorang tidak akan dicurigai jika keluar hanya untuk membeli pisau. Namun, dia bakal dicurigai jika ia juga membeli palu dan karung karena kedua benda tersebut merupakan benda berbahaya dan tidak memiliki keterkaitan kegiatan.

Saat ini Cloud Walk dikatakan sudah memasang teknologi ini untuk memonitor sistem pemantauan kepolisian di 50 kota di Tiongkok. Dengan demikian, Cloud Walk sudah bisa memonitor warga Tiongkok yang berpotensi melakukan tindak kriminal.

Sistem monitor kriminal bukanlah barang baru. Sistem serupa juga pernah diterapkan di berbagai kota di Amerika Serikat. Namun sistem yang digunakan oleh Tiongkok kali ini sangat menarik sebab rekam kegiatan masyarakat juga dilibatkan dalam pengambilan keputusan apakah seseorang berpotensi melakukan tindakan kriminal di masa depan atau tidak.

Tiongkok yang memiliki jumlah penduduk terbesar dunia memang sangat rentan terhadap tindak kriminal. Tidak heran jika pemerintahnya mengambil langkah serius dalam meminimalisir tingkat kriminal di negaranya. Salah satu upaya yang telah dilakukan saat ini adalah memasang lebih dari 150 juta CCTV di berbagai tempat.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar