15 Agustus 2017 | Denny - Redaksi | News

Mahasiswa Surabaya Temukan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT

Sistem peringatan dini bencana banjir ANFIS

Karya-karya ilmiah dan teknis dari anak muda Indonesia memang tak bisa dipandang sebelah mata. Baru-baru ini sekelompok mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya berjumlah empat orang menemukan perangkat sistem peringatan dini berbasis internet.

Sistem peringatan dini ini memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Mereka menamakan perangkat tersebut Alarm and Flood Information System (ANFIS). Temuan ini tentu bermanfaat untuk meminimalisir jatuhnya korban dab kerugian materiil saat bencana banjir.

Kelompok yang diketuai oleh Teguh Prasetyo bersama para anggotanya yaitu Mohamad Nur Hidayat, Mochamad Romadhoni dan Alfira Rizky Ayuputri ini melengkapi ANFIS dengan sensor ketinggian air dan laju kecepatan air (water flow meter).

Menurut mereka, selama ini banyak masyarakat yang tak sempat menyelamatkan harta benda mereka saat banjir datang. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi yang sampai ke masyarakat mengenai potensi bencana banjir yang dapat terjadi. "Mengingat daerah rawan bencana banjir adalah daerah di sekitar sungai besar," terang Teguh.

Dia melanjutkan, ANFIS memiliki sistem kerja yaitu sensor ketinggian air dan laju kecepatan air mengirim data ke server untuk diolah dan dianalisa lebih lanjut. Data-data setiap sungai disimpan dalam database server. Informasi status sungai disampaikan dengan beberapa media yakni berupa rekam status sungai di website internet, SMS gateway dan panggilan darurat.

Selain itu, ANFIS juga bisa mengirim sinyal bahaya menggunakan lampu indikator, pengeras suara dan juga teks berjalan ketika ditempatkan di jalan raya. Hal ini bertujuan agar informasi bahaya banjir dapat diketahui oleh warga. Sehingga mereka dapat menyelamatkan diri dan harta benda sebelum banjir datang.

"Kami berharap ANFIS dapat menjadi salah satu kontribusi dan sumbangsih di bidang perangkat pintar dan IoT dalam hal tanggap bencana yang memiliki pengaruh besar dan sumbangsih pada kehidupan masyarakat," pungkas Teguh.







Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar