12 September 2017 | Reza - Redaksi | News

Inilah Beragam Solusi Digitalisasi Industri Siemens di EPREI 2017

Suasana Pameran Siemens di EPREI 2017

Siemens Indonesia terus berkomitmen untuk membantu sektor energi dan industri tanah air. Siemens berkeinginan kehadirannya bisa menjadi jawaban atas tantangan industri sekaligus bisa mengantarkan industri tanah air menjadi lebih unggul melalui produk dan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi.

Bertempat di stand A-2203 dalam forum energi terbesar di Indonesia Electric, Power and Renewable Energy Indonesia (EPREI) yang berlangsung pada 6-9 September 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran, baru-baru ini, Siemens menghadirkan transformasi digital pada sektor energi dan manufaktur di Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia Josef Winter mengharapkan dengan adanya digitalisasi, dapat mendorong perubahan yang sangat dibutuhkan menuju dunia industri yang mampu menghasilkan nilai tambah lebih baik serta irit biaya. “Kami memamerkan solusi untuk mendukung transformasi digital sektor energi dan manufaktur di Indonesia,” tuturnya.

Berada di kawasan Hall A JIEXPO Kemayoran, stand Siemens menjadi salah satu lokasi pameran yang ramai dikunjungi. Kondisi ini dikarenakan banyaknya produk dan solusi yang dihadirkan bagi para pengunjung. Untuk jaminan pasokan listrik yang andal dan efisien, Siemens menampilkan turbin gas aero-derivatif baru SGT-A45TR berdaya 44 MW untuk mobile power plant.

Sementara, dibidang layanan pembangkit tenaga listrik, Siemens akan menampilkan aplikasi MyAdvisor yang dapat membantu mengoptimalkan peralatan putar seperti turbin dan kompresor. Selain itu,ada juga Process Bus berbasis SIPROTEC untuk teknologi gardu induk listrik digital. Selanjutnya ada Siemens Fusesaver - saklar pemutus arus vakum luar ruang tegangan menegah tercepat di dunia yang bisa dipantau dan dikendalikan dari sistem SCADA.

"Untuk produk kelistrikan tegangan rendah, kami memamerkan saklar pemutus arus 3VA untuk distribusi daya yang sistematis serta Perangkat Ukur PAC 7KM yang terdiri dari lima alat ukur untuk semua kebutuhan - mulai dari mengukur konsumsi listrik yang sederhana sampai sistem dan kualitas jaringan," ungkapnya.

Berkenaan dengan upaya memperkuat daya saing sektor manufaktur di Indonesia melalui peningkatan produktivitas, efisiensi, fleksibilitas, mempersingkat waktu untuk produksi sampai penjualan, dan keamanan siber secara terus menerus. Siemens memamerkan Komunikasi Industrial (SCALANCE & RUGGEDCOM), Instrumentasi Proses (SITRANS), dan Sistem Otomasi (TIA & PCS 7).

Selain itu, solusi perangkat lunak terpadu COMOS juga turut membantu menyediakan aliran data secara terus-menerus yang mampu memenuhi kebutuhan spesifik para insinyur desain dan personel operasi pabrik, serta manajemen perusahaan di semua fase proyek untuk mendukung transformasi menuju digitalisasi pabrik.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar