11 Oktober 2017 | Denny - Redaksi | News

FLIR Mendapat Kontrak $6,8 Juta dari Angkatan Darat Australia

FLIR Black Hornet PRS

FLIR Systems telah meneken kontrak senilai $6,8 juta untuk menyediakan drone mini Black Hornet Personal Reconnaissance Systems (PRS) kepada militer Australia. Seluruh drone yang disebut di dalam kontrak ini akan mendukung sistem surveilans dan pengintaian para tentara Angkatan Darat Australia.

Sebelumnya, Angkatan Darat Australia membeli Black Hornet PRS untuk tujuan pengujian dan evaluasi. Hal tersebut pun berlanjut ke perjanjian kontrak yang diberikan untuk penempatan operasional tentara setelah dilakukan proses tender.

"Kami bangga dipilih oleh angkatan darat Australia untuk menyediakan sistem pengintaian perseonel mereka. Kontrak ini menggambarkan kenaikan permintaan dari sistem Black Hornet PRS dari kalangan militer," ujar President & CEO FLIR Systems, Jim Cannon.

Kontrak dengan angkatan darat Australia ini menambah angka penggunaan drone FLIR PRS untuk penggunaan di kalangan militer. Hingga kini, FLIR telah menyuplai 5.000 unit Black Hornet PRS ke seluruh dunia.
 



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar