23 Oktober 2017 | Reza - Redaksi | News

Foto Tersenyum Bisa Jadi Celah Keamanan Teknologi Biometrik

Teknologi Biometrik diyakini sebagai salah satu teknologi teraman dan mamou mendeteksi data pribadi seseorang secara cepat. Meski demikian, nyatanya teknologi ini masih memiliki kelemahan. Untuk menutupi kelemahan itu, orang yang akan diambil penampakan wajahnya ke dalam bentuk foto dilarang untuk tersenyum.

Itu sebabnya, pihaknya yang ingin membuat dan mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) atau pun Paspor dilarang tersenyum saat pengambilan foto. Pasalnya, teknologi biometrik mampu mengenali 14-20 titik yang ada di wajah seperti tepi hidung, mata, bibir, dan lainnya.

Dilansir Express pada akhir pekan lalu, apabila foto paspor tersenyum, maka software sulit untuk mengenali dan bekerja secara efektif. Posisi wajah yang berubah dapat menggeser posisi titik yang terekam.

Maka dari itu, setiap orang yang ingin membuat paspor diwajibkan memiliki pas foto yang netral. Sistem yang terdapat dalam teknologi biometrik bekerja paling baik saat pemilik paspor mempertahankan penampilan santai dan tenang yaitu tidak mengerutkan kening atau tersenyum. Selain itu, rambut juga tidak diperkenankan untuk menutupi wajah.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar