09 November 2017 | Reza - Redaksi | News

Menuju Kota Pintar, Samarinda Siapkan 11 Aplikasi Cerdas

Kota-kota di seluruh Indonesia dituntut agar menjadi kota pintar atau smart city. Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur juga masuk dalam percontohan, sehingga sudah sepantasnya mengikuti perubahan zaman yang semakin cepat.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengutarakan smart city merupakan pintu masuk dalam rangka perkembangan era digital yang harus disambut dengan baik. “Kita harus berubah, karena smart city itu adalah kota yang pintar, cepat, inovasi, murah,” tegas Jaang.

Kesiapan Samarinda sendiri dalam membangun smart city dilakukan dengan analisa dari beberapa aspek struktur, infrastuktur, aspek legal atau aturan-aturan terkait smart city agar tidak menyimpang dengan undang-undang yang ada. Oleh karena itu, berbagai inovasi yang sudah dirancang untuk mendukung menuju smart city terus dilakukan.

Berkaitan dengan itu, kini telah terdapat 11 aplikasi layanan publik seperti E-warga, E-Kelurahan, Website 59 Kelurahan, Website 10 kecamatan, Antrean online, Portalsamarindakota.go.id, Websitediskominfo.samarindakota.go.id, Dashboard samarinda smart city, aplikasi E-bencana untuk seluruh RT di kota Samarinda, dan E-commerce untuk UMKM Kota Samarinda.

"Dinas-dinas terkait siap untuk terus bersosialisasi, karena masyarakat masih sedikit awam dengan teknologi. Nanti kita akan rapat dengan camat dan lurah untuk terus mengajari supaya masyarakat bisa cerdas memakai fasilitas smart city yang sudah disediakan,” tambahnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar