23 November 2017 | Denny - Redaksi | News

Jumlah APAR Pasar Klewer Solo Masih Kurang Separuh

Ilustrasi

Jumlah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, masih jauh dari ideal. Pasalnya saat ini jumlah APAR di Pasar Klewer baru di angka 101 buah, sedangkan ideal harus dua kali lipatnya, karena pasar ini tergolong cukup luas.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo sudah memberikan tanda di setiap jarak minimal di masing-masing koridor kios Pasar Klewer, namun belum semua titik yang diberi tanda itu dipasangi APAR oleh pengelola Pasar Klewer.

“Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan disebutkan setiap jarak 23 meter harus ada APAR. Di Pasar Klewer sudah kami tandai titik-titik mana yang harus ditempatkan APAR, tapi mungkin karena keterbatasan anggaran jadi belum semuanya tercukupi,” ujar anggota Staf Seksi Humas dan Pelatihan Dinas Damkar Kota Solo, Suharyanto.

Sementara itu, Kabid Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Sigit Prakoso, membenarkan ketersediaan APAR di Pasar Klewer baru separuh dari kebutuhan ideal. “Di Klewer ada sekitar 101 APAR. Idealnya memang harus ditambah dua kali lipatnya,” kata Sigit.

Tahun depan, Sigit menambahkan, melalui APBD 2018 Disdag berencana membeli 25 unit APAR yang tidak semuanya dipasang di Klewer tetapi di pasar lain yang baru selesai direvitalisasi seperti Pasar Sidodadi, Pasar Sangkrah, dan Pasar Kadipolo.

Sementara itu, Kepala Disdag Solo Subagiyo menjelaskan saat ini Disdag memiliki 2.000-an unit APAR yang tersebar di 44 pasar tradisional di Kota Solo. “Secara bertahap akan terus kami tambah 500 APAR lagi,” jelasnya.  

Penambahan 500 APAR ini untuk memenuhi target setiap luas area pasar 100 meter persegi harus tersedia APAR. Menurut dia, pemenuhan jumlah alat pemadam kebakaran harus diimbangi kemampuan sumber daya manusia di pasar.

Oleh sebab itu, Disdag menggandeng Dinas Damkar menggelar pelatihan pemadam kebakaran bagi petugas keamanan pasar, perwakilan pedagang, dan perwakilan paguyuban pedagang pasar. Sedikitnya 54 orang dari komunitas pasar tradisional di Kota Solo mendapatkan pelatihan mengoperasikan APAR, hydrant, dan dilatih memanfaatkan alat sederhana seperti karung atau kain daster untuk memadamkan api.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar