28 November 2017 | Denny - Redaksi | News

Telkomsel Bantu Korporasi Pantau Keberadaan Sopir dan Kendaraan

Peluncuran Telkomsel Fleet Sight

Telkomsel meluncurkan solusi baru untuk memaksimalkan dan mengefisienkan penggunaan jasa transportasi bernama FleetSight. Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah menuturkan, FleetSight mengandalkan sinergi teknologi satelit, termasuk sensor yang dipasangkan pada perangkat bergerak, dengan layanan konektivitas Telkomsel serta platform Fleet Management yang didukung oleh partner strategis Telkomsel.

Solusi ini diharapkan bisa membantu penyedia jasa dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan operasional armada, dengan meminimalkan risiko yang terkait dengan investasi kendaraan melalui peningkatan keselamatan, keamanan, efisiensi, dan produktivitas armada.

"Dengan total jumlah kendaraan bermotor (selain sepeda motor) yang mencapai 24 juta unit pada tahun 2016, dengan 40 persennya merupakan kendaraan komersial, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk solusi Fleet Management. Ditambah lagi dengan besarnya biaya logistik dan transportasi di Indonesia yang mencapai 24 persen dari total GDP dan merupakan yang tertinggi di ASEAN, melatarbelakangi tingginya permintaan solusi Fleet Management," kata Ririek di Jakarta, kemarin.

Telkomsel FleetSight didukung konektivitas jaringan berkualitas handal yang sudah menjangkau lebih dari 95 persen wilayah populasi di Indonesia dengan layanan 2G dan 3G. Layanan ini juga mengadopsi teknologi berstandar internasional termasuk perangkat pelacak yang bisa beroperasi baik pada jaringan 2G maupun 3G untuk memastikan kontinuitas layanan.

Sebagai komitmen atas kualitas solusi Fleet Management yang diberikan, Telkomsel juga bekerja sama dengan Michelin, perusahaan ban dan mobilitas terkemuka di dunia yang melalui anak perusahaannya Sascar, menjadi penyedia Solusi Fleet Management berskala global, dengan lebih dari 265 ribu kendaraan telah terkoneksi pada platform aplikasinya.
 
Dalam layanan solusi FleetSight, perangkat telematika berbasis GPS dengan sensitivitas tinggi akan disematkan pada armada dan terhubung dengan platform melalui jaringan 2G/3G Telkomsel. Selanjutnya melalui jaringan internet, semua data dan informasi mengenai armada bisa diakses oleh pengguna melalui Web Dashboard yang didesain sedemikian rupa dengan mempertimbangkan User Interface dan User Experience terbaik.

Vice President IoT Telkomsel, Marina Kancaribu mengatakan, ada tiga keuntungan yang bisa didapatkan konsumen dari FleetSight. Tak hanya keamanan tapi juga produktivitas dan integrasi bisnis.

"Pengguna bisa mengoptimalkan penggunaan kendaraan, memonitor pengeluaran, termasuk pengeluaran untuk BBM. Efisiensi yang bisa dilakukan mencapai 20-30 persen," kata Marina.

Meski baru diluncurkan, Telkomsel mengklaim sudah ada beberapa perusahaan yang menggunakan FleetSight, seperti Astra Daihatsu, PT Pamapersada Nusantara dan Koperasi Telekomunikasi Seluler.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar