15 Desember 2017 | Reza - Redaksi | News

Gerakan 100 Smart City Bakal Rampung di 2018

Ilustrasi Konsep Smart City

Gerakan Menuju 100 Smart City yang di prakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bappenas, Kementerian PUPR dan Kantor Staf Kepresidenan pada tahun ini telah berhasil melibatkan 25 Kota/Kabupaten pada tahun ini.

Di tahun 2018, rencananya akan ada 75 kota/Kabupaten lagi yang akan dipilih untuk ikut gerakan ini. Dirjen Aptika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangarepan, mengatakan melalui gerakan ini, pemerintah pusat akan membantu pemerintah daerah dalam membuat master plan sesuai dengan kebutuhan maupun potensi tiap kota.

Dia menekankan bahwa esensi dari gerakan ini adalah masalah pelayanan masyarakat yang optimal melalui bantuan teknologi agar terhindar dari permasalahan-permasalahan seperti, kepadatan penduduk, kriminalitas dan lain-lain.

Ditambahkannya, solusi smart city memiliki enam pilar yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment. "Smart City tidak hanya pasang Wi-fi. Konsep utuh smart city adalah melayani masyarakat yang lebih baik lagi," tegasnya.

Pemerintah berharap 100 kota Smart City itu bisa menjadi contoh kota-kota lainnya untuk berani mewujudkan solusi Smart City di kotanya. "Kami membantu membuatkan master plan sesuai dengan kebutuhan daerahnya. Kami menargetkan satu kota memiliki satu program pencapaian," tuntasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar