03 Februari 2018 | Reza - Redaksi | News

TASPEN Smart Card Memudahkan Proses Otentikasi dan Transaksi


Mengikuti zaman, PT Tabungan ASuransi Pensiun atau TASPEN (Persero), melakukan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun. Tujuannya, memudahkan 2,5 juta pensiunan TASPEN dalam bertransaksi.

Dinamika perkembangan teknologi mendorong TASPEN memanfaatkannya dalam rangka mempermudah otentikasi peserta, monitoring dan reporting terhadap penyelenggaraan pembayaran pensiun. Tentunya ini akan mempermudah proses rekonsiliasi dan pelaporan, mempercepat layanan pensiun, penyajian laporan lebih cepat dan terukur.

Terobosan kali ini, TASPEN bersama Telkom Group membuat terobosan TASPEN Smart Card. Dalam penerapannya, akan menggunakan otentikasi online yang terpusat dengan basis data biometrik, seperti sidik jari (finger print), perekaman wajah (face recognition), dan perekaman suara (voice recognition).

"Tujuan diperkenalkannya kartu ini adalah digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun," ujar Judi Achmadi, CEO Telkomsigma, anak perusahaan Telkom yang dipercaya mengerjakan proyek TASPEN Smart Card.

Inovasi ini juga bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah dalam mengelola dana pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga meminimalisir terjadinya fraud. Tidak hanya itu, TASPEN pun memberikan nilai tambah melalui TASPEN Smart Card yang berfungsi sebagai kartu identitas pensiun dan kartu ATM atau debit.

"Dengan peluncuran TASPEN Smart Card ini, kami akan aktif menyosialisasikan enrollment terhadap para penerima pensiun, instansi pemerintah pusat dan daerah, serta organisasi pensiunan. Semakin aktif dan banyak peserta yang terdaftar, maka akan semakin mudah dalam monitoring dan reporting pembayaran pensiun, khususnya peserta dapat segera menikmati kemudahan dalam melakukan self authentication melalui aplikasi smartphone-nya," jelas Iqbal Latanro, Direktur Utama TASPEN.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar