04 Februari 2018 | Reza - Redaksi | News

BIN-ITB: Bangun Platform dan Infrastruktur Intelijen Digital

Demi bisa menjaga keutuhan bangsa, Badan Intelijen Nasional (BIN) pun turut bertransformasi untuk menciptakan intelijen yang andal dan modern. Untuk mewujudkan itu, BIN bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kerja sama ini diikat dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).Diharapkan kerja sama ini bisa membantu BIN membangun platform dan infrastruktur intelijen digital. Dari dua dokumen ini, terdapat 26 topik riset inovasi untuk mendukung teknologi intelijen BIN.

Di antaranya, teknologi telekomunikasi, sensor biologi, dan advanced material technology. Di dokumen PKS memuat kolaborasi yang fokus mengembangkan 18 produk dan riset inovasi dalam bidang teknologi intelijen siber, seperti threat detection dan cyber forensic .

Khusus PKS di bidang pengembangan sumber daya manusia terdapat delapan jenis pelatihan, di antaranya, pelatihan teknologi siber, organisasi, dan analisis Big Data. Terkait Big Data, Kazee Intelligent sebagai produk dari big data analisys yang dikembangkan oleh ITB mampu memprediksi adanya potensi ancaman yang dimungkinkan muncul akibat dinamika sosial, budaya, ekonomi, politik dan sebagainya.

"Pembangunan intuisi melalui big data analysis, early warning system, dan intelligent forecasting akan dilakukan untuk meningkatkan performa BIN sebagai mata dan telinga negara," kata Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar