04 Februari 2018 | Reza - Redaksi | News

Menanti Peta Jalan Industri IoT Indonesia

Pelaku industri Internet of Things (IoT) tengah harap-harap cemas menunggu kepastian dari Kementerian Komunikasi dan Informatioka bersama Kementerian perindustrian dalam menuntaskan peta jalan IoT di Tanah Air.

Kesimpang-siuran ini, diakibatkan masih adanya perdebatan tentang regulasi yang mengatur aplikasi yang digunakan dalam IoT. Selain itu, perihal spektrum pun masih belum ada kesepakatan final.

"Kalau tidak mundur harusnya Oktober rampung karena masih ada regulasi yang menjadi perdebatan. Apakah perlu spektrum baru atau tidak untuk industri ini? Karena misalnya sebuah chipset berbicara dengan jaringan di rentang 1 GHz," ungkap Division Head IoT & APPS Solutions PT Indosat Tbk. Hendra Sumiarsa.

Ditambah lagi perihal potensi ancama keamanan siber perangkan IoT yang masih digodok. Kendati demikian, Dia optimistis bahwa Ketika peta jalan itu selesai, ada kemungkinan industri IoT akan tumbuh dengan massif.

Sementara itu, Kemenperin saat ini juga sedang membahas perlu tidaknya aturan tingkat kandungan dalam negeri untuk perangkat IoT supaya tidak industri manufaktur ikut tumbuh bersama industri IoT. "Kalau chipset mungkin kita belum bisa bikin. Tapi kalau dari smart object saya yakin manufacturing di sini mampu mengerjakannya," tutupnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar