09 Februari 2018 | Denny - Redaksi | News

Pantau Turis, Polisi China Pakai Kacamata Pengidentifikasi Wajah

Polisi China menggunakan kacamata dengan teknologi pengenal wajah

Kepolisian China baru saja mengumumkan pemakaian perangkat baru untuk mendeteksi identitas para pelancong yang berkunjung ke negara Tirai Bambu. Perangkat tersebut berupa kacamata yang dipakai oleh petugas yang dilengkapi dengan teknologi pengenal wajah.

Perusahaan pembuat kacamata pengenal wajah tersebut yang berbasis di Beijing, LLVision Technology Co, menjelaskan bahwa produk ini sudah dilengkapi kamera khusus yang dapat mengenali wajah. Polisi bisa memakainya untuk mengidentifikasi wajah para pengunjung toko. Karena untuk kepentingan monitoring, kacamata ini belum bisa dijual bebas.

LLVision juga menjelaskan, sistem yang terpasang pada kacamata tersebut dapat memilih individu dari database 10 ribu orang dalam waktu 100 milidetik (0,003 detik). Namun CEO LLVision Wu Fei mengatakan akurasi kecepatan tersebut akan menurun ketika digunakan di lapangan. “Karena kebisingan lingkungan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan laman Engadget, sejauh ini para penegak hukum di China sudah menangkap tujuh orang yang terhubung dengan kasus kriminal utama dan 26 orang yang tertangkap basah menggunakan identitas palsu.

Namun kebijakan pemantauan super ketat ini mendapat kekhawatiran dari sejumlah pihak. William Nee dari Amnesty International khawatir bila penggunaan teknologi pengenal wajah akan melanggar privasi karena idak semua masyarakat percaya kepada polisi yang menggunakannya. “Potensinya adalah Cina akan memiliki pengawas di mana-mana karena telah memberikan teknologi pengenal wajah pada kepolisian,” ucapnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar