14 Februari 2018 | Denny - Redaksi | News

Bosch Security Systems Berubah Jadi Bosch Building Technologies

Bosch

Divisi produk sistem keamanan Bosch, Bosch Security Systems, kini berganti menjadi Bosch Building Technologies. Perubahan ini mulai efektif pada 1 Maret 2018 nanti. Penyatuan bisnis ini membuat Bosch Security Systems menjadi lebih terpadu, karena mereka sudah menyediakan lebih dari sekadar solusi keamanan, keselamatan dan komunikasi.

Presiden Bosch Security Systems, Gert van Iperen, mengatakan dengan perubahan nama ini diharapkan cakupan bisnisnya akan lebih luas lagi. Nantinya divisi ini akan terdiri dari dua unit, yakni bisnis produk global dan bisnis layanan integrasi sistem regional, yang beroperasi di delapan negara.

Di delapan negara tersebut, unit integrasi sistem akan menyediakan solusi untuk gedung komersial. Layanannya akan mencakup keamanan, manajemen energi dan automatisasi gedung, tergantung dengan wilayahnya. Segala perencanaan, instalasi dan pengoperasian dan servis lain dari semua solusi itu, akan dijalankan dari satu unit ini.

Sementara untuk bisnis produk, beberapa waktu kedepan akan diberi nama Bosch Security and Safety Systems, akan terus beroperasi sebagai pemasok sistem surveilans video, alarm kebakaran, alarm suara, akses kontrol dan manajemen perangkat lunak. Seluruhnya tetap menggunakan produk Bosch. Untuk tambahan lainnya, divisi ini juga menyediakan sistem audio profesional dan juga audio konferensi. Seluruh produk tersebut akan didistribusikan secara eksklusif kepada para integrator sistem atau distributor besar.

Sebagai tambahan, Bosch Security Systems akan menyatukan sistem video, deteksi intrusi dan akses kontrol serta software manajemen ke dalam satu unit bisnis baru, yaitu Security. Alasannya adalah, Bosch ingin mengantisipasi tingginya permintaan di pasaran mengenai solusi keamanan yang terintegrasi.

"Dengan penggabungan tiga unit bisnis ini, target kami adalah ingin kebutuhan setiap konsumen agar selalu tepat. Di beberapa tahun kedepan, kami juga secara aktif melakukan proses transformasi berdasarkan perkembangan internet of things, sekaligus lebih fokus di sistem konektivitas. Langkah ini akan memperkuat daya saing kami," ujar Van Iperen.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar