23 Februari 2018 | Desy - Redaksi | News

Dermalog Tawarkan Biometrik Buatan Jerman untuk Kontrol Perbatasan

Dermalog Identification System, yang berbasis di Hamburg, menawarkan sistem pengenalan biometrik untuk membuat bandara dan kontrol perbatasan lainnya lebih aman dan efisien. Biometrik dapat memberikan kontribusi penting untuk mempercepat dan menyederhanakan penanganan penumpang secara signifikan, misalnya dengan pengenalan wajah atau sidik jari.

Dua belas negara, termasuk Singapura, Malaysia, Maladewa, Kamboja, Aljazair, dan Brunai telah mengandalkan solusi-solusi Dermalog untuk memonitor perbatasan negara mereka. Pemindai sidik jari perusahaan tersebut juga digunakan di bandara-bandara Jerman dan di penyeberangan perbatasan di Swiss dan Belanda. Ini membuat Dermalog menjadi penyedia terdepan sistem kontrol perbatasan di Eropa.

Inti solusi Dermalog adalah Automated Biometric Identification System (ABIS). Sistem multi-modal tidak hanya menyocokkan sidik jari tapi juga fitur-fitur biometrik tambahan seperti wajah dan pola iris. Hal ini membuat ABIS Dermalog jauh lebih dapat diandalkan dibanding solusi yang hanya memeriksa satu pengidentifikasi.

Khusus untuk kontrol perbatasan di bandara, Dermalog mengembangkan Dermalog Self Registration Kiosk dan the Dermalog Gate. Dilengkapi kamera teranyar dan teknologi pemindai, pelancong dapat diperiksa secara otomatis. Portofolio ini ditambah dengan sistem pengawasan video yang terintegrasi dengan pengenalan wajah. Jika diperlukan pemonitoran dari udara, teknologi Dermalog juga dapat diintegrasikan ke drone.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar