23 Februari 2018 | Desy - Redaksi | News

Siemens Perkenalkan Sensor Debu Halus untuk Monitor Suhu Di Dalam Ruangan

Divisi Siemens Building Technologies memperkenalkan sensor debu halus baru untuk gedung yang melengkapi penawaran produk untuk suhu di dalam ruangan yang sehat. Sensor tersebut dapat digunakan untuk memonitor dan memvisualisasi polusi partikel dan mudah diintegrasi ke dalam sistem manajemen gedung.

Sensor debu halus yang baru ini berdasarkan teknologi laser dan mengukur polusi partikel di udara dalam dua kategori: PM 2.5 dan PM 10, seperti partikulat dengan diameter 0,3 sampai 2,5 mikrometer atau 0,3 sampai 10 mikrometer. Sensor debu halus ini ditargetkan untuk digunakan di perkantoran dan gedung residensial kelas atas.

Selama digunakan, partikel debu berakumulasi di sensor debu halus, sehingga mengurangi performa. Sensor Siemens memiliki tampilan yang diaktifkan hanya ketika mendeteksi kehadiran manusia. Ketika tidak ada manusia yang terdeteksi di ruangan, frekuensi pengukuran partikulat menurun, sehingga meningkatkan secara signifikan ketahanan sensor tersebut. Ketika modul sensor perlu diganti, perangkat memberi peringatan kepada pengguna entah dari layar atau, untuk model yang tidak memiliki layar, melalui lampu LED. Tidak perlu membeli perangkat baru atau mengkonfigurasi ulang. Mengganti modul sensor juga mudah dan cepat, serta tidak membutuhkan keahlian khusus.

Sensor debu halus telah dikalibrasi untuk mengukur partikel PM 2.5 dan dapat diatur untuk tingkat Air Quality Index (AIQ) yang berbeda untuk memenuhi regulasi nasional yang spesifik. Sinar laser digunakan untuk mengukur konsentrasi partikulat. Antarmuka perangkat dapat ditampilkan dalam bahasa Jerman, Inggris, Prancis, dan Mandarin.

Sensor debu halus adalah tambahan terbaru produk Siemens untuk suhu di dalam ruangan. Sensor karbon dioksida (CO2) membantu mengurangi konsentrasi CO2 dari udara dan menambah konsentrasi oksigen (O2) untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Kontrol temperatur dan kelembapan yang efektif mengurangi risiko sakit seperti gangguan pernafasan dan influenza. Sensor Volatile Organic Compound (VOC) digunakan untuk mengukur gas berbahaya yang berasal dari material gedung dan benda-benda seperti karpet dan furnitur. Semua sensor memiliki sinyal analog dan output Meter-Bus (M-Bus), sehingga memungkinkan untuk dihubungkan ke pemanas, ventilasi, dan penyejuk udara Siemens seperti Climatix dan Desigo Room Automation serta dapat terintegrasi ke dalam sistem manajemen gedung seperti Desigo CC. Untuk mendapatkan suhu di dalam ruangan yang diinginkan, sistem dapat mengaktifkan filter tambahan atau menaikkan daya ventilasi.

Partikulat dihirup melalui sistem pernapasan dan dapat menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit kardiovaskular. Manusia menghabiskan sekitar 90% hidup mereka di dalam gedung. Untuk alasan inilah, meminimalkan polusi partikel di udara merupakan faktor penting dalam melindungi kesehatan karyawan. Polusi partikel adalah sebuah masalah global; negara-negara seperti Tiongkok, India, dan Timur Tengah serta pusat-pusat kota di seluruh dunia terutama berisiko mengalaminya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar